Page 63 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 63

"Kita ingin akselerasi vaksinasi ini betul-betul dilaksanakan dengan mengambil momen yang ada
              di I lari Kemerdekaan," ujar Sigit, saat meninjau pelaksanaan Program Vaksinasi Merdeka Candi
              di GOR Jatidiri Semarang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kemarin.

              Program ini merupakan upaya akselerasi vaksinasi sebagai hadiah di Hari Kemerdekaan Ke-76
              RI pada 17 Agustus mendatang.

              Program Vaksinasi Merdeka Candi ini digelar sampai 17 Agustus 2021 dengan 685.800 dosis
              vaksin. Artinya, dalam satu hari akan dilaksanakan vaksinasi sejumlah 150 ribu dosis satu hari.
              "Ini akan kami lihat pelaksanaannya," imbuhnya.

              Eks Kabareskrim Polri itu mengatakan, vaksinasi menjadi hal penting, mengingat angka kasus
              Covid-19 di Tanah Air masih cukup tinggi.

              Mantan Kapolda Banten itu mengingatkan, selain vaksinasi, upaya lain yang harus dilakukan
              untuk menekan laju penularan virus Corona dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
              Upaya lainnya, menggenjot pelaksanaan 3T alias testing, tracing, dan treatment.

              Upaya-upaya ini tengah dilaksanakan dan ditingkatkan. Harapannya, angka kasus dan kematian
              akibat Covid-19 bisa ditekan.

              Sementara, Panglima TNI Marsekal Iladi Tjahjanto meminta seluruh komponen anak bangsa
              bersama-sama bersatu melawan Covid-19.

              "Kuncinya  kebersamaan.  Seluruh  komponen  masyarakat  bersama-sama  memiliki  kesadaran
              kolektif yaitu disiplin 3M dan 3T," imbaunya.

              Sebelum meninjau Program Vaksinasi Merdeka Candi, Kapolri dan Panglima TNI juga meninjau
              vaksinasi  massal  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  di  PT  Kahatex,
              Sumedang, Jawa Barat.

              Sigit  mengingatkan,  pentingnya  vaksinasi  untuk  buruh.  Buruh  harus  tetap  seliat  agar  tidak
              terpapar virus Corona. Dengan begitu, aktivitas dan roda perekonomian tetap berjalan dengan
              baik.

              "Yang jelas, saya ingin bahwa kesehatan buruh tetap terjaga, ekonomi tetap bertumbuh. Karena
              itu, dua-duanya harus bisa jalan," ujar Sigit dalam sambutannya.
              Apalagi,  lanjut  Sigit,  buruh  dapat  dikategorikan  sebagai  salah  satu  kelompok  yang  disebut
              pahlawan devisa bagi Indonesia. Khususnya, mereka yang bekerja terkait dengan bidang ekspor-
              impor.

              Karena  itu,  pemerintah  dan  stake-holder  terkait  bersama  bunih  harus  bersinergi  melakukan
              percepatan vaksinasi demi mewujudkan herd imunity atau kekebalan kelompok terhadap virus
              Corona.

              "Kami memiliki kewajiban untuk menjaga agar  kawan-kawan buruh semuanya selalu sehat,"
              tegas Sigit.


              Untuk melakukan akselerasi vaksinasi, pemerintah bakal menurunkan 15 ribu vaksin bagi buruh
              di Jawa Barat. "Kalau masih kurang, bisa dikoordinasikan kembali," imbuh Sigit.

              Diingatkannya, saat ini angka harian kasus Covid-19 masih terbilang tinggi, meski ada penurunan
              kasus secara nasional.

              Karena itu, buruh diharapkan tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat
              dalam kehidupan sehari-hari, meski sudah divaksin.

                                                           62
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68