Page 487 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 MEI 2021
P. 487

THR 2021 BAGI WANITA CAIR TAPI JUMLANYA BERBEDA KARENA CUTI
              MELAHIRKAN? INI ATURANNYA
              SURABAYA, AYOSURABAYA -- THR 2021 cair bagi pekerja/buruh paling lambat 7 hari sebelum
              Lebaran 2021. Namun, apakah besaran THR bagi pekerja wanita berbeda dengan pekerja laki-
              laki karena memiliki jatah cuti melahirkan? Pekerja wanita memiliki hak untuk cuti melahirkan
              selama 3 bulan. Apakah cuti tersebut memengaruhi besaran THR 2021 yang cair segera? Dengan
              begitu, jumlah THR 2021 bagi wanita tidak berbeda dengan karyawan lainnya meski dia cuti
              melahirkan.

              Cuti melahirkan termasuk hak pekerja/buruh, sehingga mereka yang menjalani cuti melahirkan,
              upah dan THR-nya tetap harus dibayarkan.

              Pembayaran  THR  2021  sesuai  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  dan  Peraturan
              Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa
              hal  sebagai  berikut:  Bagi  pekerja/buruh  yang  mempunyai  masa  kerja  12  bulan  secara  terus
              menerus atau lebih, THR 2021 yang diberikan sebesar 1 bulan upah.

              Bagi  pekerja/buruh  yang  telah  mempunyai  masa  kerja  1  bulan  secara  terus  menerus  tetapi
              kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan: masa kerja/12
              x 1 (satu) bulan upah.
              Bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian, upah 1 bulan dihitung
              sebagai berikut: Bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan berakibat tidak
              mampu  memberikan  THR  Keagamaan  tahun  2021  sesuai  waktu  yang  ditentukan  dalam
              peraturan  perundang-undangan,  Gubernur  dan  Bupati/Walikota  diminta  untuk  mengambil
              langkah-langkah sebagai berikut: Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa
              Posko  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  2021  sudah  ada  di  34  Provinsi  di  seluruh
              Indonesia.

              "Sudah  semua,  34  provinsi  sudah  ada  Posko  THR-nya,"  kata  Menaker  Ida  di  Jakarta,  Senin
              (26/4/2021).

              Ida mengatakan, Posko THR 2021 tidak hanya dibentuk di pusat, tetapi juga di Provinsi dan
              Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan koordinasi menjadi lebih
              efektif.

              Menaker Ida meminta gubernur dan bupati/wali kota untuk mengambil langkah-langkah bagi
              perusahaan  yang  masih  terdampak  COVID-19  dan  berakibat  tidak  mampu  memberikan  THR
              Keagamaan Tahun 2021 sesuai waktu yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

              Langkah yang dimaksud yakni memberikan solusi dengan mewajibkan pengusaha melakukan
              dialog dengan  pekerja/buruh  untuk  mencapai  kesepakatan  tertulis yang  dilaksanakan  secara
              kekeluargaan.  Kesepakatan  tersebut  memuat  waktu  pembayaran  THR  Keagamaan  dengan
              syarat paling lambat dibayar sampai sebelum hari raya keagamaan Tahun 2021 pekerja/buruh
              yang  bersangkutan  dan  dibuktikan  dengan  laporan  keuangan  internal  perusahaan  yang
              transparan.


              "Laporan keuangan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Disnaker setempat paling lambat 7 hari
              sebelum  hari  raya  keagamaan  serta  memastikan  bahwa  kesepakatan  tersebut  tidak
              menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR Keagamaan dengan besaran sesuai
              ketentuan peraturan perundang-undangan," ucapnya.

              Selain  itu,  dia  meminta  gubernur  dan  bupati/wali  kota  agar  menegakan  hukum  sesuai
              kewenangannya  terhadap  pelanggaran  pemberian  THR  Keagamaan  Tahun  2021.  Penegakan


                                                           486
   482   483   484   485   486   487   488   489   490   491