Page 145 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 145
Menurut Alphonzus, mal dan pusat perbelanjaan di wilayah Jawa-Bali tidak tutup total selama
PPKM darurat karena masih harus melayani kebutuhan pokok masyarakat melalui supermarket
dan restoran yang ada di dalamnya.
"Karena masih harus melayani kebutuhan berbelanja masyarakat atas keperluan pokok sehari-
hari," tutup dia.
Pemerintah resmi memberlakukan PPKM darurat pada 3 hingga 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, peraturan ini diterapkan untuk menekan laju
penyebaran virus yang semakin meluas beberapa waktu belakangan.
Dalam dokumen berjudul "Panduan Implementasi Pengetatan Aktivitas Masyarakat pada PPKM
Darurat di Provinsi Jawa dan Bali" yang diterima terdapat beberapa cakupan penerapan PPKM
darurat.
Di poin III nomor 4, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup selama PPKM darurat.
Lalu, pada nomor 7, tempat ibadah seperti masjid, mushala, gereja, pura, vihara, klentang dan
tempat umum lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah juga ditutup sementara.
"Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe,
pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada di lokasi tersendiri maupun berlokasi pada
pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery atau take away dan tidak menerima makan di
tempat," demikian tertulis di nomor 5.
Kemudian, pada nomor 8, fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum
juga ditutup sementara, demikian pula pada kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial
kemasyarakatan (nomor 9).
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar masyarakat mematuhi peraturan PPKM darurat agar
laju penyebaran virus dapat ditekan.
"Dengan kerjasama yang baik dan atas ridho Allah, saya yakin kita bisa menekan penyebaran
Covid-19 dan memulihkan kesehatan masyarakat secara cepat," tuturnya.
144

