Page 386 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 386

pemerintah.  Dan  sisanya  lagi  akan  dibayarkan  sesuai  dengan  ketentuan,"  ujarnya  kepada
              detikcom baru-baru ini.
              "Perlu saya tegaskan bahwa ini bukanlah pembayaran THR yang dicicil, tetapi pembayaran THR
              yang  dimajukan.  Harapan  kami  ini  bisa  membantu  karyawan  kami  yang  sangat  terdampak
              dengan situasi pandemi ini. Dan tentunya sesuai dengan imbauan pemerintah untuk turut serta
              dalam menggairahkan perekonomian negara kita ini," imbuhnya.

              Soal THR, Made juga mengatakan pihaknya senantiasa mendukung penuh kebijakan yang telah
              dikeluarkan oleh pemerintah.

              "Kami  sudah  menyusun  anggaran  jauh-jauh  hari  sebelumnya  mengenai  THR  ini.  Dan
              alhamdulillah hasil kami pada tahun yang lalu itu sangat baik. Sehingga bagi kami secara cash
              flow, pembayaran THR yang dipercepat ini pun masih dimungkinkan oleh perusahaan kami. Jadi,
              kami siap mendukung pemerintah dalam hal ini," ungkapnya.

              Lebih lanjut Made menyampaikan kesiapan Tempo Scan dalam membayar THR ini tentunya juga
              tak  lepas  dari  keberhasilan  perusahaan  di  tahun  2020.  Meski  pandemi,  Tempo  Scan  tetap
              mencatat pertumbuhan secara baik dari segi laba bersih maupun pendapatan sebelum bunga,
              pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA.

              "Kinerja perusahan kami, laba bersih bertumbuh dengan cukup baik, 42%, Kemudian EBITDA
              juga bertumbuh 32%. Untuk itu, kami mengucapkan puji syukur karena di tengah pandemi ini
              Tempo Scan dapat melalui dengan hasil yang sedemikian baik," katanya.

              "Kami  juga  ingin  mengucapkan  terima  kasih  kepada  masyarakat  di  seluruh  Indonesia  atas
              kepercayaan yang diberikan kepada kami. Bagi kami, kepercayaan ini adalah amanah yang harus
              selalu dijaga dan dijalankan dengan senantiasa menyediakan produk-produk yang berkualitas,
              terjangkau dan tersedia di seluruh pelosok negeri walaupun badai pandemi masih menghadang
              di segala sisi bisnis," jelasnya.
              Made  menjelaskan  pencapaian  ini  juga  tak  lepas  dari  upaya  perusahaan  dalam  melakukan
              investasi, inovasi dan perbaikan produk dan layanan secara terus menerus. Dalam bekerja, Made
              juga menyebut bahwa seluruh Insan Tempo Scan bekerja dengan sepenuh hati untuk Indonesia.

              "Investasi tersebut diarahkan untuk memperkuat brand equity kita sehingga produk Tempo Scan
              dapat melekat di hati masyarakat Indonesia, terutama di masa pandemi ini. Karena banyak sekali
              produk yang sangat dibutuhkan oleh mereka antara lain produk yang mendorong peningkatan
              daya tahan tubuh dan stamina seperti Hemaviton, Vitamin IPI, serta produk personal hygiene
              dan kebersihan rumah tangga. Dan tentu produk nutrisi anak Vidoran Xmart yang dibutuhkan
              oleh  anak-anak  kita  untuk  bertumbuh  dan  memiliki  daya  tahan  tubuh  yang  kuat  di  tengah
              pandemi ini," jelas Made.

              "Kami juga melakukan investasi di bidang teknologi sehingga kami tetap melayani pelanggan di
              seluruh Indonesia. Dalam hal ini, kami mengimplementasikan program TiMOS, di mana aplikasi
              ini didukung oleh teknologi mobile dan terintegrasi dengan sistem SAP di kantor pusat. Sehingga
              pelayanan dan pemenuhan pesanan dapat dilakukan cepat, tepat waktu dan cost efficient.


              Kami juga memunculkan layanan baru Tempo Scan Home Delivery (TSHD) yang memungkinkan
              konsumen dapat melakukan pemesanan dan menerima barang di rumah, " katanya.

              Di  samping  berfokus  soal  inovasi  dan  investasi,  selama  pandemi  Tempo  Scan  juga  tetap
              menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk memberikan bantuan ke
              korban bencana di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, Made mengatakan pihaknya
              juga  telah  menyalurkan  donasi  sebesar  Rp  18  miliar  untuk  penanganan  COVID-19,  serta
              berpartisipasi dan membantu BioFarma untuk mendistribusikan vaksin COVID-19.
                                                           385
   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391