Page 259 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 SEPTEMBER 2020
P. 259
diluncurkan pada 27 Agustus oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) bekerjasama dengan
BPJamsostek.
Tenaga honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai
peserta BP Jamsostek. Subsidi untuk guru honorer ini adalah bagian dari Program Subsidi Gaji
untuk pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan yang terdaftar aktif di BPJamsostek,
termasuk pekerja non-ASN di kementerian dan lembaga, namun tidak termasuk karyawan BUMN.
Hingga 14 September 2020, Program Subsidi Gaji telah tersalurkan sebesar Rp 7 Triliun, atau
17,43% dari pagu Rp 37,87 Triliun. Hingga akhir tahun, 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat
menerima subsidi ini. "Saat ini data terkait guru honorer akan terus diverifikasi. Semoga
jumlahnya dapat bertambah lagi," ujar Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi
Nasional (Satgas PEN), Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (17/9/2020).
Sejak terbentuk pada 20 Juli lalu, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
(KPCPEN), melalui Satgas PEN, sudah membantu menyalurkan anggaran pemulihan ekonomi
nasional sebanyak Rp 87,58 Triliun. Satgas PEN akan berupaya mendorong agar penyerapan
anggaran mitigasi tersebut mencapai Rp 100 Triliun hingga akhir kuartal III. "Target agar
penyerapan bisa mencapai Rp 100 Triliun pada kuartal III merupakan bagian dari proses yang
krusial untuk menetralkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif pada kuartal
II," kata Budi.
Program baru lain yang diluncurkan pada Agustus 2020 yaitu Banpres Produktif Usaha Mikro
sudah mencapai penyerapan sebesar Rp 13 Triliun atau 61% dari total pagu anggaran Rp 22
Triliun, menjangkau 5,5 juta penerima manfaat dari target 9,1 juga usaha mikro. Pemerintah
juga berencana menaikkan penerima manfaat menjadi 12 juta untuk program ini.
(nng).
258