Page 292 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 292
"Seluruh perusahaan di Kabupaten Majalengka, berkomitmen membayar THR secara penuh atau
tanpa dicicil," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker KUKM Majalengka, Momon
Rukman, Sabtu (24/4/2021).
Kondisi tersebut, menurut Momon, berbeda dengan yang terjadi pada tahun lalu. Jika tahun
kemarin, sejumlah perusahaan sudah meminta dispensasi penangguhan sejak awal Ramadan.
Namun, untuk tahun ini pihaknya telah mendapat kepastian dari perusahaan yang ada di
Kabupaten Majalengka untuk menyanggupi pembayaran THR tanpa dicicil.
"Perusahaan sudah siap untuk membayar THR tanpa dicicil," ungkapnya.
Dia menambahkan, bahwa berdasarkan catatan Disnaker KUKM, di Kabupaten Majalengka,
memiliki 261 perusahaan, dari jumlah itu, 39 perusahaan masuk dalam kategori perusahaan
besar.
"Momen bulan puasa ini tidak hanya ditunggu umat Islam untuk beribadah selama sebulan
penuh, namun juga yang ditunggu THR. Saya kira juga dinanti oleh teman-teman buruh dan
pekerja di Majalengka untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarganya dalam
merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H," jelasnya.
Sementara itu, sebelumnya Bupati Majalengka Karna Sobahi telah mewanti-wanti perusahaan
perusahaan untuk membayar THR tanpa dicicil. Bahkan Karna dengan tegas mengancam akan
mencabut izin bagi perusahaan yang melanggar.
"Saya minta pengusaha membayar sekaligus THR, nanti akan dibuat surat oleh saya kepada
pengusaha. Tentu ada sanksinya entah sanksi sosial, administratif juga, bisa saja bupati
mencabut izinnya ya kan," tandasnya. (*).
291

