Page 509 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 509

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi  Luhut  Binsar Panjaitan mengatakan,
              RUU Cipta Kerja dibuat untuk mendorong investasi masuk. Dia juga mengklaim RUU ini akan
              menciptakan lapangan kerja.

              "Prosesnya ini kita berdoa mudah-mudah jadi akhir bulan ini atau paling lambat mungkin awal
              bulan depan," kata dia dalam sambutannya di acara Dies Natalis IV Sekolah Kajian  Stratejik  dan
              Global (  SKSG  ) Universitas Indonesia secara virtual, Jumat (14/8).

              Menurut Luhut, omnibus law dibuat pemerintah untuk menyederhanakan berbagai perizinan dan
              syarat investasi agar mudah masuk. Dengan begitu, lapangan pekerjaan akan tercipta.

              Dia mengatakan, selama ini Indonesia kalah saing dengan Vietnam, Malaysia, dan Singapura
              dalam hal investasi. Padahal, Indonesia negara yang besar.

              "Presiden perintahkan semua dipermudah. Masa kita enggak bisa kompetitif. Kita enggak bisa
              ngarang sendiri, kita  happy  dengan aturan tapi enggak bisa jalan, buat apa?  Ketemulah  kita
              adjust  sana-sini (dalam RUU Cipta Kerja)," terang Luhut.

              Meski begitu, Luhut tak mau  investasi  yang masuk tanpa seleksi yang ketat. Dia mengatakan,
              ada lima syarat yang wajib diikuti investor. Empat di antaranya adalah teknologi harus ramah
              lingkungan, bangun pendidikan, nilai tambah, dan diatur dalam skema  business to business  .

              Dia  juga  mendengar  bahwa  RUU  Cipta  Kerja  banyak  dikritik  orang,  tapi  katanya  itu  karena
              mereka tidak memiliki informasi yang banyak seperti pemerintah yang ditopang sumber dari
              Badan Intelijen Negara. Luhut mengklaim,  aturan yang dibuat ini sudah mempertimbangkan
              banyak faktor.

              "Jadi kita  prepare  sekarang ini bukan buat sekarang, tapi buat 10 tahun ke depan Indonesia
              jadi pemain global. Kalau mau ribut, lihat dulu datanya," ujar dia.








































                                                           508
   504   505   506   507   508   509   510   511   512   513   514