Page 122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 122

JANJI MENAKER SOAL JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN BUAT KORBAN PHK

              Pemerintah  tengah  menggodok  Rancangan  Peraturan  Pemerintah  (RPP)  tentang
              Penyelenggaraan  Program  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP).  RPP  ini  ditujukan  untuk
              membantu para korban PHK terutama yang terimbas pandemi COVID-19.

              Nantinya dengan adanya RPP ini korban PHK bisa mendapat kepastian terkait tunjangan buat
              pengangguran. Program JKP juga akan memberikan employment services dan pelatihan vokasi
              kepada korban PHK. Kedua manfaat itu diberikan paling lama selama 6 bulan dengan persentase
              tertentu dari upah yang dilaporkan atau rata-rata upah nasional.

              Menurut  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  saat  ini  pembahasan  RPP  JKP  sudah  masuk
              tahap finalisasi internal pemerintah. Namun ia tak bisa membocorkan kapan RPP ini siap diteken.

              "RPP JKP akan di-launching setelah melalui tahapan selanjutnya yaitu Pembahasan dalam forum
              tripartit  (forum  yang  dihadiri  oleh  perwakilan  serikat  pekerja/buruh,  pemerintah  dan
              pengusaha)," ujar Ida kepada detikcom, Rabu (20/1/2021).

              Selanjutnya, setelah melalui forum tripartit masih ada beberapa pintu lagi yang harus dilewati.

              "RPP yang telah dibahas dalam forum tripartit akan dimasukkan ke portal khusus yg memuat
              seluruh  peraturan  pelaksanaan  UU  Cipta  Kerja  untuk  ditanggapi/diberi  masukan  oleh
              masyarakat. RPP JKP akan segera di-launching setelah disempurnakan dengan memperhatikan
              masukan semua kalangan (masyarakat)," ungkapnya.
              Namun,  pihaknya  mengupayakan  agar  semua  proses  tersebut  dapat  dilaksanakan  seefektif
              mungkin agar waktu peluncurannya pun tidak terlalu lama.

              "Pemerintah mengupayakan proses tersebut di atas dapat dilaksanakan seefektif mungkin agar
              launching dapat segera dilaksanakan," katanya.

              Demikian pula dengan pemberian manfaatnya ke masyarakat juga tentu otomatis dilaksanakan
              usai RPP itu diterbitkan.

              "Program JKP akan segera dilaksanakan setelah PP JKP diterbitkan agar pekerja/buruh dapat
              segera  menjadi  peserta  dan  jika  kehilangan  pekerjaan,  mereka  dapat  segera  menerima
              manfaatnya," tegasnya.
              Terakhir,  untuk  sumber  pendanaan  program  ini  berasal  dari  berbagai  sumber  tidak  hanya
              bergantung pada APBN.

              "Sumber Pendanaan Program JKP itu tentunya dari modal awal pemerintah (APBN), rekomposisi
              iuran program jaminan sosial dan atau dana operasional BPJS Ketenagakerjaan," timpalnya.




















                                                           121
   117   118   119   120   121   122   123