Page 498 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 498
Judul Gelombang PHK, 538.305 Pekerja Klaim Jaminan Hari Tua
Nama Media okezone.com
Newstrend Dampak Virus COVID-19 dalam Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2021/08/13/320/2454972/gelombang-
phk-538-305-pekerja-klaim-jaminan-hari-tua?page=1
Jurnalis Michelle Natalia
Tanggal 2021-08-13 10:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai resah menghadapi angka PHK yang kembali
tinggi. Dikhawatirkan angka tersebut akan kembali melonjak di tahun ini. "Sampai dengan 7
Agustus 2021 sebanyak 538.305 pekerja sudah mengeklaim Jaminan Hari Tua (JHT) berarti
sudah ter-PHK," ujar Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri, dalam Integrity Constitutional
Discussion di Jakarta, Kamis (12/8/2021).
GELOMBANG PHK, 538.305 PEKERJA KLAIM JAMINAN HARI TUA
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai resah menghadapi angka PHK yang kembali
tinggi. Dikhawatirkan angka tersebut akan kembali melonjak di tahun ini.
"Sampai dengan 7 Agustus 2021 sebanyak 538.305 pekerja sudah mengeklaim Jaminan Hari Tua
(JHT) berarti sudah ter-PHK," ujar Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri, dalam Integrity
Constitutional Discussion di Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Data tersebut dihitung dari jumlah pekerja yang sudah mengklaim JHT-nya. Pasalnya, Kemnaker
sudah memproyeksikan bahwa hingga akhir tahun 2021, sebanyak 894.579 pekerja bisa ter-
PHK. Pihak Kemnaker pun khawatir karena per 7 Agustus, angka pekerja yang ter-PHK sudah
mencapai 538.305 orang.
"Dengan situasi berat akibat Covid-19, ini angka yang besar sekali. Namun, memasuki semester
kedua, biasanya angkanya di Agustus sudah lebih dari 50%. Sementara proyeksinya sekitar 895
ribu orang," terang Putri.
Dilihat dari perhitungan kasarnya, maka jumlah rata-rata pekerja yang terkena PHK tiap
bulannya mencapai 76.900 pekerja. Jika dikalikan 12 bulan, maka jumlahnya bisa mencapai
922.800 pekerja hingga akhir 2021. Angka ini lebih tinggi dari proyeksi awal Kemnaker.
497

