Page 5 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 5

Adapun,  ruang  lingkup  ketiga  yang  diatur  dalam  Kepmenaker  104  Tahun  2021  adalah
              pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ditegaskan dalam Kepmenaker ini, PHK adalah
              jalan terakhir dan satu-satunya yang bisa diambil jika pandemi COVID-19 berdampak terhadap
              keberlangsungan usaha. "Tetapi PHK harus jalan paling akhir kalau sudah dilakukan upaya-upaya
              lain kemudian tidak ada jalan lain maka terpaksa PHK, namun harus suatu keputusan bersama
              antara pengusaha dan pekerja," tegasnya.

              Putri memberi catatan, jika PHK terpaksa dibuat karena ketidakmampuan finansial perusahaan,
              maka harus dibuktikan dengan laporan finansial perusahaan bahwa perusahan tersebut sudah
              tidak  mampu.  "Dalam  dialog  bipartit  dengan  putusan  PHK  kiranya  melibatkan  dinas
              ketenagakerjaan setempat. Dan jangan lupa hak-hak pekerja ini harus tetap diberikan walaupun
              perusahaan itu bangkrut," pungkasnya.

              (nng).




























































                                                            4
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10