Page 249 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 DESEMBER 2021
P. 249
Judul Menaker: SKKNI pekerja spa dan kecantikan bantu tepis pandangan
miring
Nama Media banten.antaranews.com
Newstrend BBPLK Bekasi
Halaman/URL https://banten.antaranews.com/nasional/berita/2574885/menaker-
skkni-pekerja-spa-dan-kecantikan-bantu-tepis-pandangan-miring
Jurnalis Budhi Santoso
Tanggal 2021-12-09 12:56:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan, Rilis
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Menjadi pemandu karaoke dan spa terapis
adalah profesi halal. Pandangan-pandangan miring terhadap profesi ini bisa dijawab dengan
adanya sertifikat dan standar yang jelas
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Baik buruknya pekerjaan terpulang pada niat
para pekerjanya masing-masing. Tugas pemerintah menyediakan standar dan perlindungan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, Standar Kompetensi Kerja
Nasional Indonesia (SKKNI) bagi pekerja spa, pemandu karaoke dan pekerja di bidang
kecantikan seperti salon akan memberikan perlindungan dan menepis pandangan miring akan
profesi-profesi tersebut. "Menjadi pemandu karaoke dan spa terapis adalah profesi halal.
Pandangan-pandangan miring terhadap profesi ini bisa dijawab dengan adanya sertifikat dan
standar yang jelas," kata Menaker Ida Fauziyah menurut keterangan resmi Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang diterima di Jakarta pada Kamis.
MENAKER: SKKNI PEKERJA SPA DAN KECANTIKAN BANTU TEPIS PANDANGAN
MIRING
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, Standar Kompetensi
Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi pekerja spa, pemandu karaoke dan pekerja di bidang
kecantikan seperti salon akan memberikan perlindungan dan menepis pandangan miring akan
profesi-profesi tersebut.
"Menjadi pemandu karaoke dan spa terapis adalah profesi halal. Pandangan-pandangan miring
terhadap profesi ini bisa dijawab dengan adanya sertifikat dan standar yang jelas," kata Menaker
248