Page 159 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 SEPTEMBER 2021
P. 159
SEKOLAH KEJURUAN DI SIDOARJO DIBERI BIMBINGAN JABATAN BURSA KERJA
KHUSUS
Sidoarjo : Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo rutin gelar penyuluhan
bimbingan jabatan Bursa Kerja Khusus (BKK) sistem antar kerja dalam jejaring info lowongan
kerja Antar Kerja Lokal (AKL), Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) serta Antar Kerja Antar Negara
(AKAN) bagi siswa SMK.
Kali ini penyuluhan dilakukan di SMK TPI Gedangan, kegiatan penyuluhan tersebut dibuka
Sekretaris Daerah/Sekda Sidoarjo Drs. Ahmad Zaini MM yang mewakili Bupati Sidoarjo H. Ahmad
Muhdlor Ali S.IP.
Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini mengatakan kegiatan ini untuk memfasilitasi lulusan SMK untuk
terjun ke dunia kerja. Pemkab Sidoarjo menyediakan bursa kerja khusus dengan lowongan kerja
yang dapat dipilih. Seperti lowongan kerja Antar Kerja Lokal (AKL), Antar Kerja Antar Daerah
(AKAD) serta Antar Kerja Antar Negara (AKAN).
"Lokal Sidoarjo, antar daerah kabupaten kota dan antar negara, ini peluang kerjanya, dan itu
sudah di range/himpun oleh Disnaker,"ucapnya, Kamis (16/9/21).
Dikatakannya data peluang kerja lokal, antar daerah maupun antar negara sudah dimiliki Dinas
Tenaga Kerja Sidoarjo. Perusahaan mana saja yang menerima pegawai sudah tercatat oleh
Disnaker. Seperti yang saat ini sedang dilakukan penjajakan kerjasama dengan dua perusahaan
yang berada di Jepang.
Namun lanjut Ahmad Zaini, lulusan SMK harus lebih meningkatkan kompetensinya. Dikatakannya
banyak faktor untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK. Selain dari peran gurunya juga dari
sarana dan prasarana sekolah. Seperti terdapat akses praktek di dalam sekolah maupun diluar
sekolah.
"Sehingga yang didapat disekolah bisa dipraktekkan di dunia usaha dunia kerja, kalau itu sudah
terjalin, insyaallah kompetensi anak-anak itu pasti bagus," terang Zaini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo, Dr. Feny Apridawati mengatakan kegiatannya
kali ini untuk mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati menciptakan 100 ribu lapangan
kerja baru.
Dikatakannya tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo tertinggi di Jawa Timur.
10,97 persen. Kontribusi terhadap tingkat pengangguran disumbang lulusan SMK dan SMA.
"Artinya akses teman-teman SMK untuk lapangan kerja baru harus di prioritaskan dan menjadi
PR bersama,"ucapnya.
Oleh karenanya melalui kegiatan seperti ini diharapkan lulusan SMK langsung mendapatkan
pekerjaan. Namun Pemkab Sidoarjo menurut Fenny lebih memilih bila lulusan SMK bisa menjadi
pengusaha. Pasalnya menjadi pengusaha akan menciptakan lapangan kerja baru.
"Kalau jadi pengusaha, satu orang bisa mengajak temannya bekerja, sehingga multiplier effect
terhadap penurunan tingkat pengangguran terbuka akan lebih efektif,"ucapnya.
Kepala SMK TPI Gedangan Ashari S.Pd mengatakan kegiatan seperti ini bisa memberikan
pengalaman dan bimbingan anak didiknya saat memasuki dunia kerja nanti.
Selain itu lewat penyuluhan seperti ini akan memberikan peluang siswanya untuk dapat bekerja
selepas lulus nantinya. "Insyaallah tahun mendatang siswa kami bisa magang ke
Jepang,"ucapnya.
158

