Page 1128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1128

BURUH: JANGAN JADIKAN COVID-19 ALASAN TIDAK NAIKKAN UMK 2021

              Forum Buruh Kawasan (FBK) Pulogadung, Jakarta Timur, mengemukakan pandemi COVID-19
              tidak boleh dijadikan alasan bagi pengusaha menolak kenaikan upah minimum kota (UMK) pada
              2021.

              "Pengusaha banyak yang tidak jujur, padahal secara manajemen keuangan seharusnya setiap
              pengusaha  memiliki  dana  darurat  yang  bisa  digunakan  untuk  membayar  kebutuhan  di  saat
              kondisi darurat saat pandemi COVID-19," kata Koordinator FBK Pulogadung, Hilman Firmansyah
              di Jakarta.

              Pernyataan    itu   dikemukakan     Hilman    menindaklanjuti    Surat   Edaran    bernomor
              M/11/HK.04/X/2020  yang  dikeluarkan  oleh  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziah  pada  26
              Oktober 2020.

              Menurut  Hilman,  surat  edaran  Menaker  berisi  tiga  permintaan  kepada  seluruh  gubernur  di
              Indonesia. Yakni melakukan penyesuaian penetapan upah minimum tahun 2021 sama dengan
              nilai upah minimum tahun 2020.

              Selanjutnya,  pelaksanaan  penetapan  upah  minimum  setelah  tahun  2021  sesuai  ketentuan
              peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

              Selain itu, menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal
              31 Oktober 2020.
              Hilman mengatakan, surat edaran tersebut sama saja menyatakan bahwa tidak ada kenaikan
              upah minimum tahun 2021.

              Peserta aksi unjuk rasa mengibarkan Bendera Merah Putih di atas Patung Kuda Arjuna Wiwaha
              saat aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law, di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa
              (20/10/2020). Aksi gabungan buruh, petani, mahasiswa, dan pelajar yang dilakukan bersamaan
              dengan  setahun  pemerintahan  Presiden  Joko  Widodo  dan  Wakil  Presiden  Ma'ruf  Amin  itu
              menyuarakan penolakan pengesahan Undang-undang Cipta Kerja sekaligus meminta Presiden
              mengeluarkan Perppu pencabutan UU.FOTO/Galih Pradipta/hp.

              Forum Buruh Kawasan (FBK) meminta gubernur untuk tidak menggunakan Surat Edaran Menteri
              Ketenagakerjaan  dalam proses  penetapan  Upah  Minimum  tahun  2021 dan  menaati  Undang-
              Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
              Dengan  dikeluarkannya  surat  edaran  ini,  FBK  memastikan  kaum  buruh  akan  bergelombang
              melakukan aksi penolakan terhadap kebijakan yang menyengsarakan buruh.

              Hilman  meminta  jangan  menjadi  kepanjangan  tangan  para  pengusaha  yang  menggunakan
              alasan pendemi COVID-19 untuk lari dari tanggung jawab membayar upah minimum yang sudah
              diatur dalam undang-undang.

              "Seharusnya memberikan insentif tambahan penghasilan bagi pekerja selama wabah COVID-19,
              bukan malah tidak ada kenaikan upah minimum pada tahun 2021," katanya.

              Saat krisis moneter terjadi pada tahun 1997-1998, upah minimum tetap naik. "Hal ini memang
              mesti dilakukan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat," ujar Hilman yang juga mantan
              aktivis mahasiswa 1998 itu.

              Forum Buruh Kawasan dan seluruh serikat buruh di Indonesia, kata Hilman, akan melakukan
              aksi secara masif untuk menolak kebijakan yang melanggar undang-undang.



                                                          1127
   1123   1124   1125   1126   1127   1128   1129   1130   1131   1132   1133