Page 1768 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1768
Pada surat edarat tersebut, disebutkan bahwa angka 8,51 persen didasarkan dari data inflasi
nasional dan pertumbuhan ekonomi 2019.
Selain itu, ada tujuh provinsi yang wajib menetapkan UMP 2020 sama dengan Kebutuhan Hidup
Layak (KHL), yang biasanya kenaikannya akan lebih besar dari yang ditetapkan pemerintah
pusat.
Menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan
ekonomi nasional (PDB) sebesar 5,12 persen.
"Dengan demikian, kenaikan UMP atau UMK Tahun 2020 berdasarkan data Inflasi Nasional dan
Pertumbuhan Ekonomi Nasional, yaitu 8,51 persen," tulis Surat Edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan dikutip Kompas.com, Jumat (18/10/2019).
Dengan menggunakan asumsi kenaikan sebesar 8,51 persen tersebut, Tribunnews.com
membuat perkiraan besaran UMP tahun 2020 di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
Perkiraan ini berdasarkan besaran UMP 2019 yang ditambah dengan kenaikan 8,51 persen.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan UMP tertinggi dengan kisaran sebesar Rp 4.276.34.
Berikut perkiraan daftar besaran UMP di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, jika dinaikan
sebesar 8,51 persen.
Upah Minimum Dipastikan Tidak Akan Naik pada 2021, Gaji Pegawai Dipotong 2,5% untuk Iuran
Tapera Wilayah Pulau Sumatera dan Sekitarnya 1. Aceh sebesar Rp. 2.935.985,00 menjadi Rp
3.165.030,00 2. Sumatera Utara sebesar Rp 2.303.402,00 menjadi Rp 2.499.422,00 3. Sumatera
Barat sebesar Rp 2.289.228,00 menjadi Rp 2.484.041,00 4. Bangka Belitung, sebesar Rp
2.976.705,00 menjadi Rp 3.230.022,00 5. Kepulauan Riau, sebesar Rp 2.769.754,00 menjadi Rp
3.005.383,00 6. Riau, sebesar Rp 2.662.025,00 menjadi Rp 2.888.563,00 7. Jambi, sebesar Rp
2.423.888,00 menjadi Rp 2.630.161,00 8. Bengkulu, sebesar Rp 2.040.406,00 menjadi Rp
2.213.604,00 9. Sumatera Selatan, sebesar Rp 2.805.751,00 menjadi Rp 3.043.111,00 10.
Lampung, sebesar Rp 2.241.269,00 menjadi Rp 2.431.324,00 11. Banten, sebesar Rp
2.267.965,00 menjadi Rp 2.460.968,00 12. DKI Jakarta, sebesar Rp 3.940.972,00 menjadi Rp
4.276.349,00 13. Jawa Barat, sebesar Rp 1.668.372,00 menjadi Rp 1.810.350,00 14. Jawa
Tengah, sebesar Rp 1.605.396,00 menjadi Rp 1.742.015,00 15. Yogyakarta, sebesar Rp
1.570.922,00 menjadi Rp 1.704.607,00 16. Jawa Timur, sebesar Rp 1.630.058,00 menjadi Rp
1.768.777,00 Polemik Upah Minimum 2021, Legislator Demokrat: Kalau Inflasi Naik Seharusnya
UMP Juga Naik Wilayah Bali dan Nusa Tenggara 17. Bali, sebesar Rp 2.297.967,00 menjadi Rp
2.493.523,00 18. Nusa Tenggara Barat, sebesar Rp 1.971.547,00 menjadi Rp 2.183.883,00 19.
Nusa Tenggara Timur, sebesar Rp 1.793.298,00 menjadi Rp 1.945.902,00 Wilayah Pulau
Kalimantan 20. Kalimantan Barat, sebesar Rp 2.211.266,00 menjadi Rp 2.399.698,00 21.
Kalimantan Selatan, sebesar Rp 2.651.781,00 menjadi Rp 3.103.800,00 22. Kalimantan Tengah,
sebesar Rp 2.615.735,00 menjadi Rp 2.890.093,00 23. Kalimantan Timur, sebesar Rp
2.747.560,00 menjadi Rp 2.981.378,00 24. Kalimantan Utara, sebesar Rp 2.765.463,00 menjadi
Rp 3.000.803,00 Wilayah Pulau Sulawesi 25. Gorontalo, sebesar Rp 2.384.020,00 menjadi Rp
2.586.900,00 26. Sulawesi Utara, sebesar Rp 3.051.076,00 menjadi Rp 3.310.722,00 27.
Sulawesi Tengah, sebesar Rp 2.123.040,00 menjadi Rp 2.303.710,00 28. Sulawesi Tenggara,
sebesar Rp 2.351.869,00 menjadi Rp 2.552.014,00 29. Sulawesi Selatan, sebesar Rp
2.860.382,00 menjadi Rp 3.103.800,00 30. Sulawesi Barat, sebesar Rp2.369.670,00 menjadi Rp
2.571.328,00 Wilayah Maluku dan Pulau Papua 31. Maluku, sebesar Rp 2.400.664,00 menjadi
Rp 2.604.960,00 32. Maluku Utara sebesar Rp 2.508.092,00 menjadi Rp 2.721.530,00 33. Papua,
sebesar Rp 3.128.170,00 menjadi Rp 3.516.700,00 34. Papua Barat, sebesar Rp 2.881.160,00
menjadi Rp 3.184.225,00.
1767

