Page 16 - SKH Palangka Post Edisi 08 Agustus 2019
P. 16
KOTAWARINGIN TIMUR
KAMIS, 8 AGUSTUS 2019 16
Jemaah Haji Kotim
Bersiap Menuju Arafah
SAMPIT, PPOST di Mekah dingin dibandingkan
Saat ini, jemaah haji asal Kota- sebelumnya yang sangat panas.
waringin Timur (Kotim) sudah “Alhamdulilah cuaca saat ini
tiba di Makkah. Dan pada Jumat dingin, bahkan kemarin sempat
(9/8) besok waktu Indonesia, hujan gerimis di sini. Dan ini
mereka akan berangkat menuju suatu keberkahan dari Allah,”
Arafah untuk menjalani wukuf. kata Maya.
Sehingga saat ini mereka mem- Saat ini jemaah haji asal Kotim
persiapkan diri dengan menjaga diimbau agar menjaga kebugaran
kondisi fi sik. fisik. Dengan mengkonsumsi
“Saat ini kami masih berada makanan yang sehat, buah-buah-
di Mekah, untuk melaksanakan an, dan juga memperbanyak mi-
salat di masjid-masjid yang ada num air putih. Hal itu dilakukan
di sekitar hotel kami tinggal, agar kondisi tubuh saat melak-
dan pada Jumat lusa kami akan sanan puncak haji tetap terjaga.
berangkat menuju Arafah untuk “Disini sangat penting menjaga
wukuf,” ujar Maya Anisa Lestari, kebugaran. Agar dapat melak-
salah seorang jemaah haji asal sanakan rukun haji,” terang
Kotim, Selasa (7/8). Maya.
Setelah melakukan wukuf di Dirinya juga meminta doa
Arafah, mereka akan kembali kepada masyarakat di daerah
melanjutkan ke Muzdalifah dan ini agar seluruh jemaah haji asal
nantiny melempar jumrah di Kotim dan Indonesia bisa selamat
Mina. Kondisi mereka saat ini ma- hingga pulang nantinya. Dengan
sih dalam keadaan sehat. Bahkan harapan juga menjadi haji yang Foto : BN
dalam dua hari terakhir cauaca mabrur. (bn/P5) KOMITMEN - Asisten I Setda Kotim Nur Aswan saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penguatan kelembagaan gugus tugas pencegahan dan penanganan TPPO, Rabu (7/8).
Pemkab Komitmen Tanggulangi
Tindak Pidana Perdagangan Orang
SAMPIT, PPOST pati Kotim No 188.45/237/HUK- kembali ke bangku sekolah. mun masyarakat turut merugi,
“TPPO ini sangat berbahaya,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur P3AP2KB/2019 tentang peneta- bahkan hal ini sangat miris jika karena kehilangan produktivitas.
“Tindakan TPPO sendiri tentu-
pan gugus ugas pencegahan dan
(Kotim), berkomitmen untuk mencegah terjadinya tindak penanganan TPPO di daerah ini. terjadi di daerah ini. Sehingga nya bisa mengancam daerah kita
pidana perdagangan orang (TPPO), terhadap perempuan Sehingga hal itu merupakan harus diantisipasi sebelum hal kapan saja. Apalagi di daerah ini
dan anak di daerah ini. tanggungjawab semua pihak, tersebut terjadi,” kata Aswan. memiliki banyak pintu masuk,
baik itu pemerintah, swasta, Dirinya juga menjelaskan, sehingga jika tidak di jaga, maka
organisasi sosial, kemasyaraka- TPPO tidak hanya merampas bukan tidak mungkin praktik
“Kami sudah bertekad kuat paikan sambutan pada kegiatan tan, dan lainnya. Salah satu cara hak asasi manusia, namun juga tersebut muncul,” terang Aswan.
untuk mengantisipasi dan penguatan kelembagaan gugur yang harus dilakukan untuk membuat kecelakaan, penyakit, Dengan adanya hal itu, dirinya
mencegah terjadinya TPPO, tugas pencegahan dan penanga- antisipasi tersebut yakni dengan dianggap buruk oleh masyara- meminta kepada seluruh ma-
terutama terhadap perempuan nan TPPO, Rabu (7/8). menginisiasi program wajib be- kat, terauma, bahkan kematian. syarakat agar bersatu. Agar
dan anak,” ujar Asisten I Setda Adanya upaya tersebut ber- lajar 9 tahun, dan memfasilitasi Yang menderita bukan hanya TPPO tidaj terjadi di Kotim ini.
Foto : BN Kotim Nur Aswan, saat menyam- dasarkan surat keputusan Bu- anak-anak putus sekolah untuk korban dan keluarganya saja. Na- (bn/P5)
JEMAAH haji saat melaksanakan tawaf.
Ajak
Masyarakat
Sukseskan
Program KB
KUALA KURUN, PPOST
Wakil Bupati (Wabup) Gu-
nung Mas (Gumas), Efrensia
LP Umbing mengajak, ma-
syarakat di daerahnya untuk
mengikuti salah satu program
pemerintah, yaitu Keluarga
Berencana (KB).
Pentingnya mengikuti KB, Foto : PPost/Anthoneal
kata Wabup, karena tujuan KB SELEKSI - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Gumas, Letus Guntur, ketika membuka kegiatan seleksi tertulis dan wawancara kepada pemuda untuk nantinya mengikuti magang di BBPLK Medan, Senin
adalah untuk mengatur jarak (5/8).
kelahiran, membina ketahanan
si jumlah anak,” ucap Efrensia Pemuda Gumas Dikirim ke BBPLK Medan
keluarga dan meningkatkan
keluarga kecil, bahagia dan
sejahtera.
“Jadi bukan untuk membata-
kepada wartawan, kemarin
Menurut Wabup, pemerintah
tidak melarang warga mem- KUALA KURUN, PPOST 19 Agustus dan mengikuti ncaranya dilakukan pada dapat mengikuti kegiatan nakertrans, Koperasi dan
punyai anak lebih dari dua. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi pemagangan selama satu Senin (5/8) lalu di aula dengan baik. UMKM, lanjut Letus, yakni
Hanya saja jarak kelahirannya setengah bulan,” ucap Le- Disnakertrans, Koperasi ”Manfaatnya untuk mer- bagaimana pemuda me-
harus diatur. Contohnya, mem- dan UMKM Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Le- tus, Rabu (7/8). dan UMKM. Pesertanya eka juga. Mereka nantinya miliki skill sebagai modal
pertimbangkan kemampuan tus Guntur menyampaikan, delapan pemuda Gumas Delapan pemuda Gumas 16 orang, namun yang di- memiliki keterampilan se- utama menjadi enterpre-
ibu merawat anak, kondisi fisik bakal dikirim ke BBPLK (Balai Besar Pelatihan Kerja) yang bakal dikirim ke BB- cari hanya delapan orang,” bagai modal untuk mem- neur. Pemuda Gumas seb-
seorang hingga sisi psikologis PLK Medan itu, jelas Letus, ujarnya. buat usaha di daerah ini, agai primer morver pem-
ibu. Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. merupakan peserta yang Mantan Kepala Dinas sehingga di Gunas akan bangunan daerah ini harus
”Namanya juga keluarga dinyatakan lulus tes tertulis Pertanian dan Perkebunan banyak enterpreneur yang memiliki SDM (sumber daya
berencana. Jadi setiap keputu- Delapan pemuda itu autocad, front office, bak- dan wawancara untuk keg- Gumas itu berharap, dela- mampu mendorong pertum- manusia) yang baik dan
san dalam berkeluarga harus akan mengikuti pema- ery dan carpentry. “Mer- iatan dimaksud. pan pemuda yang nantinya buhan ekonomi,” kata Letus. memiliki keterampilan,”
direncanakan secara matang gangan dengan jurusan eka berangkat tanggal ”Test tertulis dan wawa- magang di BBPLK Medan Salah satu fokus Dis- ulasnya.(nth/P4)
sesuai kemampuan masing-
masing keluarga,” ujarnya.
Mengatur jarak kelahiran
yang ideal, lanjut Wabup, juga
bertujuan menghindarkan Batasi Anak Bermain Gadget
anak menjadi stunting alias
terhambatnya pertumbuhan
fisik dan otak anak.
”Perlu diingat bahwa saat KUALA KURUN, PPOST maupun orang-orang terdekat sulit dilakukan. Meski demikian mun harus tetap proporsional,” ”Jika anak yang telah terpapar,
hamil itu harus menghidupi Wakil Bupati Gunung Mas anak sangat diperlukan agar penggunaannya pun harus tetap jelas Efrensia. tentu perlu pemulihan agar anak
dua badan, yaitu janin dan (Gumas), Efrensia LP Umbing anak tidak terpapar dampak secara proporsional. Yang penting, kata Wabup, tidak terdampak berkepanjan-
asupan gizi ibu itu sendiri. mengimbau, perlunya peran negatif gadget,” ujar Efrensia, ”Sangat diperlukan orang ter- diperhatikan oleh orang tua saat gan. Apalagi sekarang anak
Saya berharap melalui KB mer- orang tua untuk mengatasi ke- kepada wartawan, kemarin. dekat anak seperti ayah, bunda, anak menggunakan gawai, yakni balita, bahkan usia bayi sekali-
eka bisa mendapat anak yang canduan anak pada ponsel pintar Di era seperti saat ini, terang kakak dan keluarga besar. Di era manajemen waktu penggunaan pun, sudah diperkenalkan den-
tumbuh sehat dan cerdas,” alias gawai. Wabup, melepas anak secara total digital saat ini potensi anak lekat gawai serta konten-konten yang gan smartphone,” kata Efrensia.
jelasnya. (nth/P4) Efrensia LP Umbing “Hemat saya peran orang tua dari gadget atau gawai memang dengan gawai sangat tinggi, na- diakses. (nth/P4)

