Page 87 - E-MODUL BIOLOGI MATERI SISTEM PERNAPASAN
P. 87
2)Bronkitis adalah peradangan pada selaput lendir bronkus. Penyakit
inidisebabkan oleh bakteri dan virus, merokok, polusi udara, debu,
asap zat kimia, dan penyakit paru-paru.
Sumber: buku ensiklopedia tubuh manusia
Gambar 53 Penyakit bronkitis
3) Emfisema adalah kerusakan pada kantong udara (alveolus) secara
bertahap, berupa lubang-lubang menganga pada dindingnya, sehingga
mengurangi luas permukaan paru-paru. Emfisema dapat disebabkan
oleh kebiasaan merokok, infeksi bakteri, dan polusi udara.
11. Dispnea (sesak napas) merupakan perasaan sulit bernapas ditandai
dengan napas yang pendek, karena suplai oksigen ke dalam jaringan
tubuh lebih sedikit dibandingkan yang dibutuhkan. Dispnea dapat
terjadi pada orang yang cemas (emosi tidak stabil), penderita
kardiovaskular, asma, dan polusi udara.
12. Apnea tidur adalah kesulitan berrnapas pada saat tidur karena
kegagalan pelepasan impuls saraf yang menjalankan pernapasan. Apnea
tidur dapat terjadi karena saat otot faring melemas sewaktu tidur, otot
pernapasan tidak dapat berkontraksi ketika inspirasi dan lidah terjatuh
menyumbat jalan pernapasan. Gejalanya adalah mendengkur keras,
nyeri kepala di pagi hari, kelelahan, dan mengantuk di siang hari.
13. Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS, sudden infant death
syndrome) merupakan bentuk apnea tidur, ketika bayi yang tampak
sehat secara tiba-tiba meninggal (biasanya di tempat tidur). Sering
terjadi pada bayi prematur dan bayi yang tidur tertelungkup.
14. Influenza,parainfluenza (sindrom batuk pilek), flu burung, dan
SARS (SevereAcute Respiratory Syndrome). Semuanya merupakan
86 E-Modul Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Struktur dan Fungsi Organ Sistem Pernapasan

