Page 17 - SUBSTANSI GENETIKA
P. 17
Tahap translasi mirip tahap transkripsi. Keduanya menggunakan enzim untuk membuat
rantai polimer polinukleotida pada transkripsi dan polipeptida pada translasi. Pada
proses translasi juga terjadi tahap inisiasi, elongasi, dan terminasi. Pada tahap
translasi kode genetik atau kodon dari mRNA diterjemahkan menjadi rangkaian asam
amino. Apakah kodon itu? Kodon merupakan urutan tiga basa nitrogen pada mRNA.
Setiap urutan tiga basa tersebut memiliki arti khusus yang dapat diterjemahkan dalam
proses translasi. Urutan tiga basa tersebut dikenal sebagai triplet. Misalnya, AUG,
AAA, UCA, dan UUA.
Kodon pada mRNA dikenali oleh antikodon pada tRNA. Jika urutan triplet pada mRNA
adalah AUG AAA UCA UUA maka urutan antikodonya adalah UAC UUU AGU AAU.
Triplet antikodon terletak pada salah satu sisi tRNA. Pada sisi yang lain, tRNA
membawa asam amino yang sesuai dengan pesanan kodon.
Dari 64 macam triplet kodon, terdapat 61 macam yang dapat mengodekan 20 macam
asam amino. Akibatnya, terdapat beberapa asam amino yang dapat dikodekan oleh
lebih dari satu triplet atau disebut juga kodon sinonim. Tiga triplet lainnya tidak
mengodekan asam amino, tetapi berfungsi sebagai kodon to , triplet yang
memerintahkan penghentian proses translasi. Selain kodon stop, terdapat juga kodon
ta t yang memerintahkan dimulainya proses translasi, yaitu kodon AUG dan berfungsi
juga sebagai pengode asam amino metionin.
a. Tahap Inisiasi
Translasi dimulai ketika mRNA dan tRNA inisiator berikatan dengan ribosom
subunit kecil. Molekul tRNA inisiator merupakan molekul yang membawa asam
amino pertama dan merupakan komplemen kodon AUG (kodon start). Biasanya
membawa asam amino metionin. Antikodon pada tRNA inisiator adalah UAC.
Setelah itu, ribosom subunit besar berikatan dengan ribosom subunit kecil. Fase
inisiasi ini sempurna setelah terbentuknya ribosom yang fungsional.
17

