Page 3 - MODUL GEOGRAFI (INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA)
P. 3
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan terbesar di dunia. Indoneisa
tersusun atas gugusan pulau pulau dengan jumlah sekitar 17.499 yang tersebar
dari Sabang sampai Merauke. Terdiri dari beberapa pulau-pulau besar, seperti
Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Papua, Pulau Sulawesi, Pulau
Maluku, Pulau Nusa Tengara sert apulau pulau kecil lainnya yang tersebar di
Indonesia. Pulau-pualu di Indonesia terpisahkan oleh perairan yang memiliki luas
lebih dari daratan yang dimilikinya. Luas total wilayah Indonesia adalah 7,81 juta
2
2
km2 yang terdiri dari 2,01 juta km daratan, 3,25 juta km lautan, dan 2,55 juta
2
km Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Jumlah inilah yang menyebabkan Indonesia
mendapatkan julukan sebagai Negara maritime, atau Negara dengan perairan lebih
banyak dibandingkan wilayah daratannya.
Keindahan bahari dan hasil laut yang dimiliki Indonesia tentu memiliki
kualitas terbaik. Mulai pulau yang cantik akan isi lautnya seperti terumbu karang
dan tumbuhan laut. Luas terumbu karang di Indonesia mencapai 50.875 kilometer
persegi yang menyumbang 18% luas total terumbu karang dunia dan 65% luas
total di coral triangle. Sebagian besar terumbu karang ini berlokasi di bagian timur
Indonesia.
Batas Wilayah Indonesia mencakup batas daratan Indonesia dan batas laut
Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga kebanyakan batas
wilayah Indonesia berada di lautan. sebanyak 10 Negara yang berbatasan laut
dengan Indonesia, sedangkan bagian batas wilayah daratnya hanya berbatasan
dengan tiga Negara saja. Malaysia berbatasan dengan Indonesia di Pulau
Kalimantan, Timor Leste yang lepas dari Indonesia melalui referendum tahun 1999,
berbatasan dengan Indonesia di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, dan Papua
Nugini yang berbatasan dengan Indonesia di Pulau Papua.
Wilayah Perairan Indonesia secara konstitusi baru diterbitkan setelah
kemerdekaan, yaitu melalui Deklarasi Hukum Indonesia, 13 Desember 1957 yang
dipimpin Ir. H. Djuanda. Dikenal dengan nama deklarasi Juanda.
Isi deklarasi itu antara lain berbunyi:

