Page 179 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 179

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                     Nyumin menggeleng. Kamikir iba juga melihatnya.


                                       KAMIKIR (CONT’D) (CONT’D)
                              Sing sabar... Mungkin bapakmu belum
                              denger kabar.


                     Nyumin  menatap  Kamikir.  Ia kemudian beranjak
                     pergi ke halaman. Nyumin kembali duduk di bawah
                     pohon rindang.


                                                              DISSOLVE TO:


                     24 EXT. PASAR - LAPAK SRIYATUN - SIANG 24   24

                     Suasana pasar tampak ramai. Sriyatun baru saja
                     kembali  kelapaknya.  Di  meja,  ia  mendapati
                     berhelai-helai  daun pisang. Ia celingukan
                     mencari Nyumin, tapi tak menemukannya.


                                                              CUT TO:


                     25 EXT. STASIUN KERETA - HALAMAN - SORE 25                      25

                     Di pos jaga, Kamikir terlihat berganti giliran
                     kerja  dengan  penjaga  stasiun  lain.  Di sudut
                     lain, Nyumin semakin gelisah menunggu bapaknya.
                     Adzan maghrib berkumandang. Di seberang, orang-
                     orang mengerumuni lapak Yati membeli es tebu.
                     Nyumin merogoh kantungnya.  Kosong. Beberapa
                     saat kemudian, terdengar suaraK amikir.

                                       KAMIKIR
                              Pulang, Le. Dicari ibumu nanti. Besok
                              ke sini lagi.




                178
   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184