Page 28 - LKS Fisika BAB 1 KELAS 12
P. 28
Ringkasan Materi
Gelombang bunyi merupakan salah satu contoh dari gelombang mekanik, yaitu
gelombang merambat memerlukan zat perantara (medium perantara). Gelombang bunyi adalah
gelombang mekanik yang berbentuk gelombang longitudi- nal, yaitu gelombang yang arah
rambatannya sejajar dengan arah getarannya. Gelombang bunyi dihasilkan oleh benda yang
bergetar, benda yang bergetar disebut sumber bunyi. Karena bunyi dihasilkan oleh benda yang
bergetar, maka kuat kerasnya bunyi tergantung pada amplitudo getarannya. Makin besar
amplitudo getarannya, makin keras bunyi terdengar dan sebaliknya makin kecil amplitudonya,
makin lemah bunyi yang terdengar. Di samping itu, keras lemahnya bunyi juga tergantung pada
jarak terhadap sumber bunyi, makin dekat dengan sumber bunyi, bunyi terdengar makin keras
dan sebaliknya makin jauh dari sumber bunyi, makin lemah bunyi yang kita dengar.
Gelombang bunyi berdasarkan daya pendengaran manusia dibedakan menjadi menjadi tiga,
yaitu audio/bunyi, infrasonik dan ultrasonik. Audio yaitu daerah gelombang bunyi yang dapat
didengar oleh telinga manusia yang memiliki frekuensi berkisar antara 20 hingga 20.000 Hz.
Infrasonik yaitu gelombang bunyi yang memiliki frekuensi di bawah 20 Hz. Sedangkan
ultrasonik yaitu gelombang bunyi yang memiliki frekuensi di atas 20.000 Hz. Baik gelombang
infrasonik maupun ultrasonik tidak dapat didengar oleh telinga manusia.
1. Sumber Bunyi
Sumber bunyi adalah sesuatu yang bergetar. Untuk meyakinkan hal ini tempelkan jari
pada tenggorokan selama kalian berbicara, maka terasalah suatu getaran. Bunyi termasuk
gelombang longitudinal. Alat-alat musik seperti gitar, biola, harmonika, seruling termasuk
sumber bunyi. Pada dasarnya sumber getaran semua alat-alat musik itu adalah dawai dan kolom
udara. Pada bab ini kita akan mempelajari nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi
tersebut.
a. Sumber Bunyi Dawai
Sebuah gitar merupakan suatu alat musik yang menggunakan dawai/senar sebagai
sumber bunyinya. Gitar dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda dengan jalan
menekan bagian tertentu pada senar itu, saat dipetik. Getaran pada senar gitar yang
dipetik itu akan menghasilkan gelombang stasioner pada ujung terikat. Satu senar pada
gitar akan menghasilkan berbagai frekuensi resonansi dari pola gelombang paling
2

