Page 192 - Kelas_10_SMK_Administrasi_Server_1
P. 192

ADMINISTRASI SERVER







                           DNS bekerja di atas port 53, dan melayani permintaan dari pengguna yang

                           juga bekerja dengan protocol DNS. Pada sistem operasi Linux Debian, cara
                           untuk mengatur DNS bisa dilakukan dengan menggunakan BIND.


                           BIND merupakan penyedia DNS yang tergabung dengan paket Linux Debian
                           (apabila  saa  instalasi  dicentang  DNS  server),  atau  bisa  diunduh  dengan

                           menggunakan manajer paket  dari  Debian.  Yaitu  dengan menggunakan  apt-
                           get install bind9.


                           BIND menyimpan konfigurasi utama di direktori /etc/bind. Ada beberapa file
                           yang berhubungan dengan DNS di sana. File  /etc/bind/db.root menyimpan
                           informasi tentang DNS di seluruh dunia yang harus diatur dan diupdate secara

                           berkala.  File  /etc/bind/named.conf  merupakan  konfigurasi  DNS  utama  di
                           mana kita bisa menambahkan deskripsi mapping dan informasi lainya.


                           Sebuah  domain  bisa  mempunyai  sub  domain.  Sub  domain  ini  digunakan
                           untuk  membuat  SoC  (Separation  of  Concers)  atau  pemecahan  konsentrasi
                           sehingga sebuah sistem teratur dan rapi.




                        c.   Tugas
                            1.  Apa yang dimaksud dengan DNS?
                            2.  Bagaimana DNS merubah IP menjadi domain dan sebaliknya?

                            3.  Sebutkan dan jenis-jenis server di DNS!
                            4.  Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah installasi BIND!
                            5.  Buatlah dan jelaskan langkah-langkah untuk konfigurasi mapping untuk

                               domain www.afoundation.org ke IP 192.168.1.10!
                            6.  Mengapa DNS digunakan?

                            7.  Apakah ada cara lain untuk membuat pengguna lebih mudah mengakses
                               sebuah IP selain DNS?
                            8.  Apa kegunaan dari perintah DIG?

                            9.  Apa yang dimaksud dengan reverse-lookup?
                            10. Apa perbedaan dari reverse-lookup dengan lookup?








                                                                                         192
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197