Page 36 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 36
Pembentukan organisasi pemuda
Semi-militer
KEIBODAN
Keibodan (Korps Kewaspadaan) dibentuk Keibodan dibentuk di wilayah
29 April 1943, bertugas sebagai yang kaum nasionalisnya kurang
pembantu polisi, mengamankan desa, berpengaruh, karena pemerintah
mengatur lalu lintas dan berbagai militer memang berusaha menjauhkan
pekerjaan polisi lainnya. Anggota Keibodan dari kaum nasionalis.
Keibodan berusia antara 26 hingga
35 tahun, dengan pelatihan khusus di Keibodan ditempatkan di bawah
sekolah polisi di Sukabumi. pengawasan polisi secara langsung.
Sementara itu, komando keibodan 25
Mulanya, keanggotaan Keibodan ialah berada langsung di bawah komando
pemuda yang berusia antara 23-35 tahun. Gunseikan dan dibina oleh Keimubu
Namun, dalam praktik pelaksanaannya (Departemen Kepolisian). Sedangkan
rentang usia tersebut tidak berpengaruh. di daerah syu, keibodan dibina oleh
Setiap daerah berbeda-beda, bahkan Keisatsubu (bagian Kepolisian).
di beberapa daerah terdapat anggota BUKU 3 | Nasionalis, Pemuda, Ulama
yang usianya lebih dari 35 tahun direkrut
karena kekurangan tenaga.
Keibodan dibentuk pada tingkat
desa dengan kepala desa sebagai
komandannya. Pada tingkat dukuh
terdapat subdivisi yang disebut han, di
bawah pimpinan kepala dukuh.
Fungsi utama Keibodan
sesuai dengan
Anggaran Dasar Keibodan
yang dimaklumatkan oleh
Jepang

