Page 37 - Modul Kimia Larutan Penyangga
P. 37
Mr =
0,082
= = 82 gr/mol
0,001
10. Jawaban = A
Pembahasan :
Dalam tubuh manusia terdapat sistem penyangga yang berfungsi untuk mempertahankan
pH, diperlukan reaksi pH yang relatif tetap, maka diperlukannya larutan penyangga.
Di dalam setiap tubuh cairan terdapat pasangan asam basa konjugasi yang berfungsi larutan
penyangga, cairan tubuh, baik intra sel maupun ekstra sel memerlukan sistem penyangga
untuk mempertahankan nilai pH kesetimbangan cairan.
Sistem penyangga ekstra sel yaitu penyangg karbonat/ dalam menjaga pH darah. Sedangkan
sistem penyangga intrasel yaitu sistem penyangga fosfat.
Essay
1. NH4OH adalah BL sedangkan HBr adalah AK. Campuran ini akan membentuk penyangga
jika mol NH4OHnya beraisa. Penyangga yang dibentuk akan bersifat basa.
Pertama kita cari dulu mol masing masing zat.
• Mol NH4OH = M x V = 0.15 x 50 = 7,5 mmol
• Mol HBr = Mxl x V = 0.1 x 25 = 2,5 mmol
Kemudian kita buat stoikiometri rekasi pembatasnya.
NH4OH + HBr → NH4Br + H2O
Mula – mula 7,5 mmol 2,5 mmol - -
Reaksi 2,5 mmol 2,5 mmol 2, 5 mmol 2,5 mmol
Sisa 5 mmol - 2,5 mmol 2,5 mmol
Nah dari penggambaran diatas, dapat kita lihat bahwa asam kuat HBr nya habis bereaksi
sehingga campuran tersebut akan bersifat peyangga.
• Mol AL sisa = 5 mmol
• Mol garam NHBr = 2,5 mmol’
-
[OH ] =
33

