Page 56 - Buku
P. 56
KESIMPULAN
Penggunaan Evaluasi Model Tyler
Evaluasi adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan informasi guna menentukan sejauh
mana tujuan atau kriteria yang telah ditetapkan tercapai. Evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk
menentukan kualitas (nilai dan arti) daripada sesuatu, berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu untuk membuat suatu keputusan,
(Arifin, 2015). Dalam konteks pendidikan, evaluasi program digunakan untuk mengukur sejauh mana proses dan hasil
pelaksanaan suatu kebijakan atau kegiatan mampu menjawab kebutuhan peserta didik dan mencapai indikator pembelajaran,
(Rifkah Afifah et al., 2025).
Model evaluasi Tyler menekankan hubungan erat antara perumusan tujuan pendidikan, pengalaman belajar, dan alat
evaluasi yang digunakan, (Qin & Jansaeng, 2024). Pada proses kegiatan pembelajaran terdapat tujuan pembelajaran yang
dirumuskan:
"Peserta didik mampu menggunakan alat ukur sudut secara tepat. Peserta didik dapat mengukur dan membandingkan
besar sudut dengan menggunakan busur derajat. Peserta didik dapat bekerja sama dan bertanggung jawab dalam
kelompok."
Ini menunjukkan tujuan yang spesifik, terukur, dan mengarah ke hasil belajar. Selanjutnya terdapat pengalaman belajar, yang
dapat kita lihat melalui angkah-langkah pembelajaran yang disusun agar mendukung tercapainya tujuan:
• Eksplorasi materi: siswa mengamati gambar sudut, menduga besar sudut.
• Aktivitas interaktif: siswa mengukur sudut dengan busur derajat secara kelompok.
• Penerapan keterampilan: siswa mencari sudut di lingkungan kelas dan mengukurnya.

