Page 42 - IMPULS DAN MOMENTUM
P. 42
Sedangkan berdasarkan hukum kekekalan energi kinetik, diperoleh
persamaan sebagai berikut.
1 + 2 = 1 ′ + 2 ′
1
1
1 2 + ⃗ 2 = 1 ( ) + ( )
′ 2
′ 2
⃗
⃗
⃗
2 1 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2
[( ) − ] = [( ) − ]
′ 2
′ 2
2
2
⃗
⃗
⃗
⃗
1 1 1 2 2 2
′
′
′
′
( ⃗⃗⃗ + ⃗⃗⃗ )( ⃗⃗⃗ − ⃗⃗⃗ ) = ( ⃗⃗⃗ + ⃗⃗⃗ )( ⃗⃗⃗ − ⃗⃗⃗ ) (15)
Jika persamaan di atas saling disubstitusikan, maka diperoleh persamaan
sebagai berikut.
′
′
′
′
( + )( − ) = ( + )( − )
⃗
⃗
⃗
⃗
⃗
⃗
⃗
⃗
1
2
1
1
1
1
1
1
1
2
+ = +
′
′
⃗
⃗
⃗
⃗
2
1
1
2
′
′
− = −
⃗
⃗
⃗
⃗
2
2
1
1
−( ⃗⃗⃗ − ⃗⃗⃗ ) = ⃗⃗⃗ − ⃗⃗⃗ (16)
′
′
′ ′
⃗
( − )
⃗
− 1 2 = 1
⃗
⃗
− 2
1
′ ′
( − )
⃗
⃗
1
2
= − = 1
⃗
⃗
− 2
1
Koefisien elastisitas untuk tumbukan lenting sempurna sama dengan satu ( = ).
Tumbukan lenting sempurna memenuhi hukum
kekekalan momentum dan hukum kekekalan
energi kinetik.
35

