Page 17 - Buku Pengantar Belajar Materi BAB 5
P. 17

Catatan: Apabila kata terdiri dari pelengkap dan berupa pernyataan, maka tidak

                  perlu menggunakan tanda baca. Contoh:


                     Saya memerlukan pulpen, pensil, dan buku tulis.

            2     Tanda  baca  titik  dua,  memisahkan  pada  setelah  kata  atau  ungkapan  yang

                  memerlukan tanda baca titik dua. Contoh:

                     a)  Ketua Karang Taruna : Friska

                         Sekretaris Karang Taruna : Bayu

                         Bendahara Karang Taruna : Ana

                     b)  Tempat Rapat : Ruang 424, Kampus B Gedong

                         Pembawa Acara : Namira


                         Hari, tanggal : 10 Desember 2020

                         Waktu : 08.00-11.00 WIB

            3     Tanda baca titik dua, digunakan pada percakapan dalam dialog naskah drama sebagai

                  pemisah antara nama dan percakapan. Contoh:

                     Adam :”Pakai sendalku, Gin.”

                     Gina :”Ok, Gin.”

                     Adam :”Tapi, jangan sampai putus ya!”


            4     Pemisah antara tahun dan halaman pada daftar pustaka, serta ungkapan dan angka.

                  Contoh:

                     Batavia, XII, No. 10/2010:10

                     Surat Undangan: 5



            e. Tanda baca hubung (-)


            1     Suatu suku kata yang dipisahkan oleh pergantian garis disambungkan dengan tanda

                  hubung. Contoh:

                     Supaya kita lebih banyak referensi kita harus rajin ba-ca buku……


            2     Untuk menghubungkan kata yang terpisah oleh baris.  Contoh:
                     Ada cara yang baru untuk meng-ukur tinggi badan.


                     Ukuran baru ini memudahkan kita me-ngukur tinggi badan.
                                                                                                          1
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22