Page 72 - E bokk Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa_2017-1-115_Neat
P. 72
Alkisah adalah seorang raja bernama Purusada atau Kalmasapada. Pada
suatu waktu, daging persediaan santapan Sang Prabu hilang, habis dimakan
binatang. Jurumasak bingung dan tergesa-gesa mencari daging pengganti,
tetapi tidak dapat. Dia pergi ke sebuah pekuburan dan memotong paha mayat
dan menyajikannya kepada Raja. Raja sungguh senang karena merasa sangat
sedap masakannya. Raja bertanya kepada jurumasak, “Tadi daging apa?” Si
Jurumasak karena diancam, akhirnya mengaku bahwa itu adalah daging
manusia. Sejak saat itu, Raja gemar makan daging manusia. Pada suatu ketika,
Raja mendapat luka di kakinya yang tak bisa sembuh lagi. Akhirnya, ia menjadi
raksasa dan tinggal di hutan. Sutasoma diminta oleh para pendeta untuk
membunuh Raja ini, tetapi Sutasoma tidak mau. Walaupun Dewi Pretiwi keluar
dan memohonnya, Sutasoma tetap tidak mau. Dia ingin bertapa saja.
Di perjalanan, Sutasoma berjumpa dengan seorang raksasa ganas berkepala
gajah yang memangsa manusia. Sutasoma hendak dijadikan mangsanya.
Sutasoma melawan dan si raksasa terjatuh di tanah tertimpa Sutasoma. Terasa
seakan-akan tertimpa gunung. Si raksasa menyerah. Dia mendapat khotbah
dari Sutasoma tentang agama Buddha. Dalam ajaran Buddha, diajarkan bahwa
orang tidak boleh membunuh sesama makhluk hidup. Akhirnya, si raksasa
menjadi muridnya.
Pangeran berjalan lagi dan bertemu dengan seekor naga. Naga ini
dikalahkannya dan menjadi muridnya. Akhirnya, Sang Pangeran menjumpai
seekor harimau betina yang lapar. Harimau ini akan memangsa anaknya sendiri.
Hal ini dicegah oleh Sutasoma dan diberinya alasan-alasan. Sang harimau
tetap saja bersikeras. Akhirnya, Sutasoma menawarkan dirinya untuk dimakan.
Sutasoma akhirnya diterkam dan dihisap darahnya. Sungguh segar dan nikmat
rasanya. Setelah itu, si harimau betina sadar akan perbuatan buruknya. Dia
pun menangis, menyesal. Kemudian, datanglah Dewa Indra dan Sutasoma
dihidupkan lagi. Lalu, harimau itu menjadi pengikutnya pula.
Raja Purusada, sang reinkarnasi raksasa yang sedang sakit kakinya, sudah
mengumpulkan 100 raja untuk dipersembahkan kepada Batara Kala. Akan
tetapi, Batara Kala tidak mau memakan mereka. Dia ingin menyantap Sutasoma.
Lalu, Purusada memeranginya. Karena Sutasoma tidak melawan, beliau berhasil
ditangkap. Setelah itu, beliau dipersembahkan kepada Batara Kala. Sutasoma
bersedia dimakan asal ke-100 raja itu semua dilepaskan. Purusada menjadi
terharu mendengarkannya. Dia pun bertobat. Semua raja dilepaskan.
66 Buku Siswa Kelas IV SD

