Page 41 - 129 cover
P. 41
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
ditransfer ke FMN (Flavine Mono Nukleotida), selanjutnya ke Q,
sitokrom C , C, A, B, dan A3, lalu berikatan dengan H yang
1
diambil dari lingkungan sekitarnya. Sampai terjadi reaksi
terakhir yang membentuk H O.
2
Secara sederhana, reaksi transpor elektron dituliskan:
24e + 24 H + 6 O → 12 H O
+
-
2
2
Jadi, hasil akhir proses ini terbentuknya 32 ATP dan H O
2
sebagai hasil sampingan respirasi. Produk sampingan respirasi
tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh, pada tumbuhan
melalui stomata dan melalui paru-paru pada pernapasan
hewan tingkat tinggi.
Ketiga proses respirasi dapat diringkas sebagai berikut.
Proses Akseptor ATP
1) Glikolisis:
glukosa → 2 asam piruvat 2 NADH 2 ATP
2) Siklus Krebs:
2 asam piruvat → 2 asetil-KoA + 2 CO 2 NADH
2
2 asetil KoA → 4 CO 6 NADH 2 ATP
2
2 FADH
2
3) Rantai Transpor Elektron Respiratori:
10 NADH + 5 O → 10 NADH + 10 H O 30 ATP
+
2 2
2 FADH + O → 2 FAD + 2 H O 4 ATP
2 2 2
Total : 34 ATP
–
e untuk masuk mitokondria perlu : 2 ATP
Hasil akhir : 32 ATP
2. Respirasi Anaerob
Respirasi anaerob merupakan respirasi yang tidak
menggunakan oksigen sebagai penerima akhir pada saat
pembentukan ATP. Respirasi anaerob juga menggunakan
glukosa sebagai substrat. Respirasi anaerob sering disebut juga
fermentasi.
Organisme yang melakukan fermentasi di antaranya adalah
bakteri dan protista yang hidup di rawa, lumpur, makanan
yang diawetkan, atau tempat-tempat lain yang tidak
mengandung oksigen.
Beberapa organisme dapat berespirasi menggunakan
oksigen, tetapi dapat juga melakukan fermentasi. Organisme
seperti ini melakukan fermentasi jika lingkungannya miskin
oksigen. Sebagai contoh, sel-sel otot dapat melakukan respirasi
anaerob jika kekurangan oksigen.
30

