Page 39 - E.-book kita perkembangan Pengaruh Hundu Budha
P. 39
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN AGAMA SERTA KEBUDAYAAN HINDU- Sejarah Indonesia
BUDHA DI INDONESIA Kelas X
Setelah Anda menyimak peta kekuasaan Kadiri pada gambar 2.10 tersebut, lanjutkan
menyimak uraian materi berikutnya.
Raja-raja yang terkenal dari kerajaan Kutai antara lain Raja Kameswara (1115 - 1130
M) mempergunakan lancana Candrakapale yaitu tengkorak yang bertaring pada masa
pemerintahannya banyak dihasilkan karya-karya sastra, bahkan kiasan hidupnya dikenal
dalam Cerita Panji.
Raja selanjutnya adalah Jayabaya memerintah tahun 1130 - 1160 mempergunakan
lancana Narasingha yaitu setengah manusia setengah singa pada masa
pemerintahannya Kadiri mencapai puncak kebesarannya dan juga banyak dihasilkan
karya sastra terutama ramalannya tentang Indonesia antara lain akan datangnya Ratu
Adil.
Kemudian pada tahun 1181 pemerintahan raja Sri Gandra juga terdapat sesuatu yang
menarik pada masa pemerintahannya, yaitu untuk pertama kalinya didapatkan orang-
orang terkemuka mempergunakan nama-nama binatang sebagai namanya yaitu seperti
Kebo Salawah, Manjangan Puguh, Macan Putih, Gajah Kuning, dsb.
Untuk selanjutnya tahun 1200 - 1222 yang menjadi raja Kadiri adalah Kertajaya. Ia
memakai lancana Garudamuke seperti Rya Airlangga, tetapi sayangnya raja ini kurang
bijaksana, sehingga tidak disukai oleh rakyat terutama kaum Brahmana. Hal inilah yang
akhirnya menjadi penyebab berakhirnya kerajaan Kadiri, karena kaum Brahmana meminta
perlindungan kepada Ken Arok di Singosari sehingga tahun 1222 Ken Arok berhasil
menghancurkan Kadiri.
Demikianlah uraian materi tentang kehidupan politik raja Kadiri. Dari penjelasan tersebut
apakah Anda sudah memahami? Kalau Anda sudah paham simak kembali uraian materi
selanjutnya.
Kehidupan Ekonomi
Dalam kehidupan ekonomi diceritakan bahwa perekonomian Kadiri bersumber atas usaha
perdagangan, peternakan, dan pertanian. Kadiri terkenal sebagai penghasil beras,
menanam kapas dan memelihara ulat sutra.
Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi, kerajaan Kadiri sudah cukup makmur.
Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para
pegawainya walaupun hanya dibayar dengan hasil bumi. Demikian keterangan yang
diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta.
Kehidupan Sosial
Bahkan berdasarkan kedua kitab tersebut diceritakan bahwa kehidupan sosial masyarakat
Kadiri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang, hal
ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik, bersih, dan rapi, dan berlantai ubin
yang berwarna kuning, dan hijau serta orang-orang Kadiri telah memakai kain sampai di
bawah lutut.
Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang
antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. Hal ini terlihat dari
banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang.
I n d r i y a n i D w i H a s t u t i S . P d
Page 40