Page 82 - BUKU POTENSI PAPUA BARAT
P. 82

D     KABUPATEN TELUK BINTUNI
           PRASARANA PENDUKUNG



           1.  Bandara Wasior memiliki panjang landasan 900 meter dan lebar 30 meter. Sementara ini
               hanya dapat didarati oleh pesawat sejenis cessna, twin otter atau pesawat sejenis lainnya.

           2.  Pelabuhan  Wasior didukung fasilitas kapal penumpang Pelni dengan rute menuju
               Manokwari dan daerah lainnya di Indonesia serta Kapal Ferry Napanwainami dan juga
               Kapal Perintis Kasuari Pasifik dan Papua Baru yang melayani tujuan daerah sekitar Papua
               Barat, yang lainnya ada kapal penumpang Gracelia dengan tujuan Manokwari.

           3.  Terminal Pasar di Teluk Wondama tersedia alternatif transportasi lain berupa rental mobil
               sedan dan pick up dengan biaya sewa kurang lebih Rp. 500.000,- per hari.


















                                                                                                                                                                                Photo: kelanakecil.wordpress.com


                                                                                                                       GAMBARAN UMUM KABUPATEN TELUK BINTUNI



                                                                                                                       Teluk Bintuni merupakan salah satu           Di Kabupaten Teluk Bintuni, berdasarkan
                                                                                                                       kabupaten pemekaran dari Kabupaten          jenis  lapangan   usaha   utamanya
                                                                                                                       Manokwari pada tahun  2002.  Kabupaten      maka secara garis besar dapat dibagi
                                                                                                                       Teluk Bintuni terletak di antara Pantai Selatan   menjadi tiga sektor, yaitu : sektor primer
                                                                                                                       Kepala  Burung  dan  Pantai  Semenanjung    (pertanian, pertambangan dan galian),
                                                                                                                       Onim, Kabupaten  Teluk Bintuni dibagi       sektor  sekunder  (industri,  listrik gas
                                                                                                                       menjadi 24 Distrik, 115 Kampung dan 2       dan air serta konstruksi), dan sektor
                                                                                                                       Kelurahan dengan luas wilayah ± 18.637      tersier (perdagangan, transportasi dan
                                                                                                                       km2.  Jumlah  penduduk  tahun  2008         komunikasi, keuangan,  jasa,  dan lain-
                                                                                                                       sebanyak 55.409 jiwa yang terbagi atas      lain).
                                                                                                                       penduduk laki-laki sebanyak 31.281 jiwa,
                                                                                                                       dan penduduk perempuan sebanyak
                                                                                                                       23.768 jiwa.  Sumbangan PDRB terbesar di
                                                                                                                       Kabupaten Teluk Bintuni berasal dari sektor
                                                                                                                       pertanian adalah cukup beralasan karena
                                                                                                                       kondisi  daerah  dan  mata  pencaharian
                                                                                                                       utama masyarakat setempat adalah di sektor
                                                                                                                       pertanian.



          82  Potensi dan Peluang Investasi Provinsi Papua Barat                                                                                                                                        83
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87