Page 23 - E-BOOK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF (3) PERTEMUAN
P. 23

E. Mekanisme Pertukaran Gas O2 dan CO2




                        Oksigen (O2) sangat diperlukan dalam semua kegiatan tubuh. Oleh karena itu, pemasukan

                 oksigen tidak boleh terhenti. Difusi oksigen dari paru-paru ke sel-sel jaringan tubuh terjadi akibat

                 perbedaan tekanan oksigen. Pada waktu tekanan udara luar satu atmosfer (760 mmHg), besarnya

                 tekanan oksigen di  paru-paru ±150 mmHg, di  arteri  ±100 mmHg, di  vena  ±40 mmHg, dan di

                 jaringan ±40 mmHg, sehingga oksigen dapat berdifusi ke sel-sel jaringan tubuh.

                        Pada saat tekanan oksigen di arteri 100 mmHg, etiap 100 mL darah dapat mengangkut 19

                 mL O2 tersebut, 12 mL oksigen ikut terbawa darah dalam vena, sedangkan 7 mL disampaikan ke

                 sel-sel jaringan tubuh, jadi, seorang laki-laki yang memiliki 5 liter darah dapat menyampaikan 350

                 mL oksigen setiap satu kali peredaran darah. Dalam keadaan biasa, kita memerlukan oksigen ±300

                 liter  sehari  semalam  atau  ¼  liter  tiap  menit.  Jumlah  ini  bertambah  apabila  aktivitas  tubuh
                  meningkat.


                        Pengangkutan oksigen dalam tubuh dilakukan oleh hemoglobin (Hb0 dan plasma darah.

                 Sebagaian besar oksigen diangkut oleh Hb dalam bntuk oksimioglobin (tersimpan dalam otot) dan

                 oksihemoglobin  (tersimpan  dalam  darah  merah),  hanya    2-3%  saja  oksigen  yang  larut  dalam

                 plasma. Hemoglobin dapat mengikat dan melepaskan oksigen dalam reaksi bolak-balik sebagai
                  berikut :
                                         dalam pulmo

                        Hb4 + 4O2                           4HbO2

                        Proses pengikatan dan pelepasan O2 ini dipengaruhi oleh kadar O2, CO2, serta tekanan

                 oksigen. Difusi CO2 dari jaringan ke aliran darah dan paru-paru juga disebabkan oleh perbedaan

                 tekanan CO2. Tekanan karbon dioksida dalam jaringan ±60 mmHg, dalam vena ±47 mmHg, dalam

                 arteri ±41 mmHg, dan dalam alveolus ±35 mmHg. Oleh karena itu, CO2 dalam jaringan akan

                 diangkut ke alveolus dalam paru-paru. Dalam keadaan biasa, tubuh kita menghasilkan 200 mL

                 karbon dioksida per hari.
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28