Page 36 - E-BOOK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF (3) PERTEMUAN
P. 36

Berikut merupakan penjelasan lebih jelas untuk beberapa jenis bahan yang terkandung

                  dalam rokok antara lain:

                     1)   Nikotin
                         Nikotin adalah cairan bening yang menjadi kecokelatan jika terpapar udara. Nikotin

                     dapat  masuk  ke  tubuh  melalui  paru-paru  dan  saluran  pencernaan  jika  zat  tersebut
                     tercampur air liur dan tertelan. Dari seluruh nikotin yang masuk ke tubuh, sebanyak 5-

                     15%  akan  keluar  lagi  Bersama  urine  tanpa  mengalami  perubahan.  Sebanyak  ±85%

                     diubah dalam tubuh menjadi senyawa sederhana dan akan mengalami dekomposisi di

                     dalam hati.

                         Nikotin  dala  jumlah  kecil  mempunyai  pengaruh  menenangkan,  tetapi  dapat

                     menyebabkan  radang  saluran  pernapasan.  Dalam  jumlah  yang  besar,  nikotin  sangat

                     berbahaya, 20-50 mg nikotin dapat menyebabkan pernapasan terhenti. Bagi orang-orang

                     yang  bukan  perokok  atau  tidak  biasa  merokok,  mengisap  1-2  mg  nikotin  akan
                     menyebabkan pusing, sakit kepala, mual dan muntah, berkeringat, serta terasa sakit pada

                     daerah lambung. Nikotin  menaikkan tekanan darah dan mempercepat  denyut  jantung

                     sehingga pekerjaan jantung lebih berat. Nikotin juga dapat menimbulkan ketagihan.

                     2)  Tar

                        Tar adalah komponen dalam asap rokok yang tertinggal sebagai sisa setelah nikotin

                     dan  tetesan-tetesan  cairannya  dihilangkan.  Tar  mempunyai  efek  karsinogenik

                     (menyebabkan  kanker).  Sebatang  rokok  menghasilkan  10-30  mg  tar.  Kadar  tar  yang

                     terkandung dalam rokok inilah yang berhubungan dengan resiko timbulnya kanker.



                     3)  Karbon Monoksida (CO)

                         Karbon  monoksida  merupakan  gas  beracun  yang  tidak  berbau.  Daya  afinitas  Hb
                     (hemoglobin)  darah  terhadap  karbon  monoksida  lebih  kuat  dibandingkan  terhadap

                     oksigen  sehingga  oksigen  tersingkir  dan  tidak  dapat  digunakan  oleh  tubuh.  Efek
                     selanjutnya  adalah  pembuluh  darah  akan  menyempit  dan  mengeras  sehingga

                     mengakibatkan  penyumbatan  pembuluh  darah.  Satu  batang  rokok  yang  dibakar

                     mengandung 3-6% CO. gabungan CO dengan nikotin dapat mengakibatkan para perokok
                     menderita penyakit penyempitan dan penyumpatan pembuluh darah.
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41