Page 98 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 98
bahan obat tradisional, serta penghasil lateks dan senyawa kimia seperti tanin
dan triterpenoid yang dimanfaatkan dalam industri dan pengobatan. Contoh
psecies antara lain Burckella obovata, Chrysophyllum cainito (sawo susu),
Chrysophyllum roxburgii (kayu nasi), Madhuca cuneata (cempoleh), Manilkara
achras, Manilkara zapota, dan Palquiun gutta
a b c
Gambar 8.27 Manilkara zapota: a. habitus, b. bunga, c. buah
(Sumber: https://l1nq.com/k91Vm)
Klasifikasi Manilkara zapota:
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Ordo : Ebenales
Familia : Sapotaceae
Genus : Manilkara
Species : Manilkara zapota (L.) P.Royen
2) Ebenaceae
Tumbuhan pada familia Ebenaceae berupa pohon atau perdu dengan kayu keras
berwarna hitam atau gelap dan tidak menghasilkan lateks. Jaringan banyak
mengandung tanin, proantosianin, serta senyawa naftokuinon berwarna gelap, dan
beberapa jenis bersifat sianogenik serta menghasilkan metilsalisilat. Daun tunggal,
tersusun tersebar atau berhadapan, tanpa stipula. Bunga tunggal atau dalam cymosus,
bersifat aktinomorf dan uniseksual, dengan kelopak dan mahkota berjumlah 3-7.
Benang sari dua kali jumlah mahkota dan tersusun dalam dua lingkaran. Putik terdiri
atas 3-8 karpel dengan ovarium superus dan satu hingga dua bakal biji per ruang. Buah
berupa buni dengan biji berendosperm besar, keras, dan ruminat. Tumbuhan familia
Ebenaceae bermanfaat terutama sebagai penghasil kayu keras bernilai tinggi, seperti
kayu eboni yang digunakan untuk mebel, ukiran, dan alat musik. Selain itu, beberapa
species menghasilkan buah yang dapat dimakan (misalnya kesemek), serta
dimanfaatkan dalam obat tradisional. Contoh species adalah Diosporyros ebenum
(kayu eboni), Diosporyros philipppenensis (bobolo), Diosporyros kaki (kesemek),
Diosporyros macrophylla (kicalung), Diosporyros malabrica
89 E-modul Taksonomi Tumbuhan

