Page 45 - MEDIA PEMBELAJARAN JARINGAN TUMBUHAN UNTUK KELAS XI SMA/MA
P. 45
1. Jaringan Meristem
Pertumbuhan pada tumbuhan tidak bisa dipisahkan dari peran dan fungsi
jaringan meristem. Jaringan meristem telah mendorong terjadinya pertumbuhan
pada tumbuhan, baik itu pertumbuhan primer maupun pertumbuhan sekunder.
Jaringan meristem atau disebut juga jaringan embrional adalah jaringan yang sel-
selnya aktif membelah secara mitosis, sehingga tumbuhan mengalami pertambahan
tinggi dan volume.
a. Ciri-Ciri Jaringan Meristem
Catatan Penting
Jaringan meristem memiliki ciri-ciri
sebagai berikut. Jaringan tumbuhan merupakan
sekelompok sel yang memiliki
1) Terdiri atas sel-sel muda yang aktif
struktur dan fungsi yang sama
membelah dan berukuran kecil.
membentuk organ tumbuhan.
2) Susunan selnya sangat rapat, sehingga
tidak memiliki ruang antar sel.
3) Bentuk selnya bulat, lonjong, poligonal, kuboid, atau prismatik, dengan
dinding sel yang tipis.
4) Sel-selnya memiliki banyak protoplasma yang memenuhi isi sel.
5) Sel-selnya memiliki satu atau dua inti sel yang berukuran besar.
6) Vakuola selnya sangat kecil atau tidak ada sama sekali, dengan plastid yang
belum matang atau berupa proplastida.
7) Sel-selnya belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi dalam
mendukung fungsi tertentu pada tumbuhan.
8) Beberapa berfungsi sebagai jaringan penyimpan makanan.
b. Fungsi Jaringan Meristem
Jaringan meristem berfungsi sebagai jaringan embrionik untuk membentuk
sel- sel baru. Sel-selbaru ini nantinya akan berdiferensiasi menjadi jaringan lain.
Pada jaringan meristem, tidak ditemukan fungsi khusus seperti pada jaringan
dewasa. Akan tetapi, keberadaan jaringan meristem sangat penting bagi
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hal ini dikarenakan jaringan
meristem menjadi kunci terbentuknya jaringan dewasa melalui proses
diferensiasi atau spesialisasi.
43