Page 126 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 126
KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
pemerintah Uni Soviet saat itu untuk menemukan makam Imam Al-Bukhori,
seorang perawi ahli hadis terkenal.
Sepanjang pertemuan, kedua belah pihak membahas beberapa hal seperti
upaya memperkuat kerjasama dan kolaborasi di bidang ekonomi, budaya,
wisata, peninggalan bersejarah dan pendidikan. Uzbekistan memandang
Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi dan mitra kerja sama yang
strategis, sehingga mengharapkan kerjasama yang ada perlu ditingkatkan
demi kemanfaatan bersama.
Dalam kesempatan itu, Abdukhakimov mengungkap daya tarik pariwisata
negaranya, khususnya wisata religi. Ia menawarkan kerjasama di bidang
transportasi yaitu penerbangan langsung dari Indonesia ke Uzbekistan dan
fasilitas diskon khusus bagi wisatawan asal Indonesia. Masyarakat Indonesia
yang sebagian besar adalah umat Islam diharapkan dapat melakukan
perjalanan religi ke Uzbekistan. Banyaknya peninggalan tokoh Islam pada
masa lalu yang layak dikunjungi seperti makam Imam Al-Bukhari yang
terletak 25 km dari Samarkhand.
Makam imam terkenal ini mendapat status sebagai warisan dunia dari
UNESCO. Juga tidak kalah menarik adalah situs peninggalan agama Buddha
dan Kristen yang dibawa oleh St Thomas dan St Andreas. Berbagai arsitektur
masa lalu yang terkait dengan bangunan kuil dan gereja banyak terdapat di
Uzbekistan.
“Saya berharap pak Rachmat Gobel bisa menjembatani hubungan yang
lebih kuat antara Indonesia dan Uzbekistan. Saya disini selalu mengucapkan
kata Rachmat Gobel tiap hari dan berkali-kali. Di Uzbekistan kata Rachmat
Gobel itu berarti terima kasih kepada Tuhan,” kata Abdukhakimov.
Mengakhiri kunjungan ke Uzbekistan, delegasi DPR RI sempat
mengunjungi kota Bukhara di Samarkand yang dulunya dikenal sebagai
jalur sutra, perlintasan Asia bagian selatan, barat, dan timur menuju Eropa.
Samarkand dikenal sebagai destinasi wisata religi karena banyak tokoh
Islam yang berasal dan dimakamkan di kota ini. Selain Imam Al-Bhukori,
ada makam Abu Mansur Maturidi, Baha-us-Din Naqsband, dan Abdul Khalid
Ghajadwani. Di samping objek wisata rohani Islam, ada kuil dan gereja
tua warisan masa lalu yang juga ditetapkan UNESCO sebagai international
heritage.
Rachmat Gobel bersama delegasi disambut oleh Wakil Gubernur dan
Mufti Besar Samarkand. Kemudian melakukan pertemuan dengan Imam
Masjid Imam Bukhari. Sebagai rasa hormat kepada Rachmat Gobel bersama
rombongan, tuan rumah memotong seekor sapi besar di kawasan makam
Imam Bukhari yang dagingnya akan diberikan kepada masyarakat sekitar.
108

