Page 130 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 130
KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
“Kita dasinya sama-sama berwarna biru. Ini menunjukkan kita satu hati.
Bolehkah jika kita bertukar dasi,” kata Rachmat Gobel dan langsung sambut
oleh Valery. Momen ini pun disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Wakil Ketua DPR RI mengatakan bahwa “Dasi ini nanti saya simpan khusus
sebagai kenang-kenangan dan tanda persahabatan”. Ini adalah bagian dari
khas diplomasi Rachmat Gobel yang selalu mengedepankan pendekatan
heart to heart, bukan pocket to pocket. Valery mengaku terkejut dengan aksi
tukar dasi ini. “Ini pertama terjadi,” ungkapnya dengan rasa senang.
Saat bertemu dengan Deputi Menteri Perindustrian Belarusia Dimitry
Haritonchik, Delegasi DPR RI mendapat penjelasan mengenai keunggulan
industri negaranya yang berhasil memelihara dan menyempurnakan
warisan teknologi Uni Soviet. Ekonomi negara ini berorientasi pada ekspor,
di mana 60% dari produksi diekspor, sisanya untuk kebutuhan dalam negeri.
Dalam pertemuan ini, Dimitry didampingi oleh manajemen OJSC Minsk
Tractor Works.
Manejemen Minsk Tractor menyampaikan, perusahaan ini tengah
melakukan sertifikasi produknya agar bisa masuk ke pasar Indonesia. Minsk
Tractor sendiri telah memiliki pengalaman ekspor ke 110 negara di dunia.
Menanggapi hal ini, Rachmat Gobel mengajak Minsk Tractor berinvestasi
di Indonesia, dimana traktor produksi Belarusia dapat digunakan di
Indonesia dan juga dapat dipasarkan di kawasan ASEAN. Bersama anggota
delegasi lainnya, Rachmat Gobel melihat langsung pembuatan traktor Minsk
Tractor Works yang mampu memproduksi 27 jenis traktor, dari kekuatan 9
pk hingga 359 PK.
Melihat industri tersebut dan keinginan Belarus memasok alat beratnya
ke Indonesia, Rachmat Gobel melihat peluang untuk mengekspor karet
alam dan turunannya ke negara ini. Indonesia memiliki kualitas karet yang
bagus yang bisa digunakan sebagai bahan baku ban kendaraan alat berat .
Menanggapi hal itu Dmitri mengakui, kualitas karet Indonesia bagus. Saat
ini Belarusia mengimpor karet dari Vietnam dan Afrika Barat, namun tidak
tertutup kemungkinan industri mengimpor karet dari Indonesia.
Rachmat Gobel mengatakan, tertarik dengan industri traktor dan alat
berat yang dikembangkan negara ini baik untuk pertanian, perkebunan,
infrastruktur, hingga tambang. Ia minta Belarusia mendirikan pabrik
traktor di Indonesia agar petani Indonesia lebih percaya dan merasa nyaman
menggunakan traktor tersebut karena ada kepastian suku cadang.
Delegasi DPR RI juga mengunjungi produsen dump truck, Belaz, yang
merupakan salah satu pemain terkemuka di dunia. Saat ini sudah ada 80
unit dump truck Belaz yang sudah dipakai di Indonesia untuk pertambangan.
112

