Page 79 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 79

5.Suatu  daerah  hutan  tropis  mengalami  alih  fungsi  menjadi  perkebunan  kelapa
              sawit.  Dalam  jangka  panjang,  dampak  paling  memungkinkan  terjadi  terhadap
              keanekaragmaan hayati adalah...

              A. Meningkatnya jumlah spesies endemik
              B. Menurunnya keanekaragaman karena hilangnya habitat alami

              C. Terjadinya keseimbangan ekosistem baru yang lebih stabil
              D. Bertambahnya rantai makanan yang lebih kompleks

              E. Tidak ada perubahan karena spesies dapat beradaptasi sepenuhnya

            6.Perhatikan beberapa kasus di bawah ini!
              (1) Pencemaran sungai oleh limbah tekstil di Jawa Barat

              (2) Perburuan burung Cendrawasih di Papua
              (3) Deforestasi hutan Kalimantan untuk perkebunan sawit

              (4) Kenaikan permukaan air laut yang menggerus hutan magrove di Jakarta
              (5) Eceng gondok berkembang sangat cepat dan menutupi permukaan danau atau

                  sungai.
              Yang termasuk kategori pencemaran dan perubahan iklim adalah...
                 A. (1) & (2)              C. (3) & (5)          E. (1) & (4)

                 B. (2) & (4)              D. (2) & (3)

            7.Banyak obat modern berasal dari senyawa yang ditemukan pada tumbuhan dan

              mikroorganisme.  Jika  keanekaragaman  hayati  terus  menurun,  implikasi  jangka
              panjang di bidang kesehatan adalah...

              A. Berkurangnya variasi genetik sehingga potensi resistensi patogen terhadap
                   obat meningkat

              B. Menurunnya ketersediaan sumber senyawa bioaktif untuk penemuan dan
                   pengembangan obat baru
              C. Meningkatnya kemampuan mikroorganisme untuk menghasilkan antibiotik

                   alami
              D. Terjadinya percepatan evolusi tanaman obat yang lebih efektif

              E.  Tidak terpengaruhnya inovasi farmasi karena seluruh senyawa dapat disintesis
                   secara artifisial












                                                           66
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84