Page 71 - MAJALAH 152
P. 71
begitu pula manaiki tubuh temannya
sebagai tangga.
Yang lucu, ada peserta yang
menginjak kepala temannya untuk
meraih hadiah yang tergantung di
puncak bambu. Dasar bambu yang
berlumpur dan basah, membuat
kaki para peserta penuh lumpur.
Bambu pun tak mudah ditaklukkan.
Melorot, lalu jatuh ramai-ramai
ke dasar bambu. Butuh kesabaran
dan kegigihan menaklukkan bambu
betung yang satu ini.
Tepuk tangan dan teriakan
penonton memantik semangat foto : Arief/iw
para peserta. Berkali-kali jatuh tak
menyurutkan semangat para peserta. Wakil Ketua DPR Fadli Zon didampingi Sekjen dan Kepala BKD menyaksikan lomba panjat bambu
Jatuh bangun sama-sama. Saling betung
menguatkan terus dilakukan untuk
merebut merah putih di puncaknya. paling cepat memberikan bendera, Kedua, lanjut dia, bambu betungnya
Panitia sudah menyediakan sepeda itulah yang berhak mendapatkan dilumuri minyak, sehingga untuk
motor bagi peserta yang mampu sepeda motor. memperebutkan hadiah memerlukan
mengambil bendera dan langsung Akhirnya, satu orang peserta sebuah perjuangan keras. “Jadi,
memberikannya ke panitia. Yang berhasil menggapai bendera merah hadiah yang tergantung di atas
putih dan langsung turun, seraya adalah apa yang dicita-citakan bagi
berlari memberinya kepada panitia. peserta. Dalam memperoleh cita-
di balik lomba Fadli Zon pun memberi hadiah cita membutuhkan kerja keras, kerja
panjat bambu ini istimewa ini bagi satu kelompok sama, dan kerja cerdas,” tandasnya
peserta. Tepuk tanga riuh para lagi.
ada filosofi yang penonton menyambut peraih sepeda Disampaikan Djuned, Pesta
tak bisa dilupakan, motor. Sementara peserta lainnya Rakyat ini sekaligus ingin menyatukan
masih terus berjibaku dengan bambu rakyat dengan lembaga DPR. Lewat
yaitu gotong royong yang licin untuk mengambil hadiah acara ini, masyarakat berbondong-
yang menjadi tradisi yang tergantung. bondong datang ke komplek
Sekjen DPR Achmad Djuned parlemen dengan suka cita. DPR
sekaligus kultur mengemukakan, di balik lomba sendiri menggelar berbagai lomba
bangsa Indonesia. panjat bambu ini ada filosofi yang tak dan pameran untuk memperingati
bisa dilupakan, yaitu gotong royong HUT Kemerdekaan sekaligu HUT
Kesulitan yang
yang menjadi tradisi sekaligus kultur DPR RI yang jatuh pada 29 Agustus.
diahadapi bisa lebih bangsa Indonesia. Kesulitan yang Sepanjang Agustus lalu, selain panjat
ringan dengan diahadapi bisa lebih ringan dengan bambu, ada lomba mewarnai gambar
bergotong royong. Inilah yang bagi anak-anak dan pameran foto
bergotong royong. tersirat dari lomba panjat bambu Warna Warni DPR. Hanya saja yang
Inilah yang tersirat dari betung. paling menyita perhatian masyarakat
“Ini merupakan tradisi bangsa adalah panjat bambu. n(mh)
lomba panjat bambu Indonesia bahwa kita adalah
betung. masyarakat yang mengindahkan
gotong royong,” ungkapnya.
Edisi : 152 TH. XLVII 2017 n PARLEMENTARIA | 71

