Page 66 - MAJALAH 93
P. 66

sur  musik  rock  dalam  musik  Melayu
           serta  melakukan  improvisasi  atas
           aransemen,  syair,  lirik,  kostum,  dan                                                             foto:internet explow.com
           penampilan di atas panggung. “Yang
           pasti musik Indonesia sudah menjadi
           tuan  rumah  di  negeri  sendiri,  con-
           tohnya  saja  musisi  kita  telah  digan-
           drungi  oleh  masyarakat  Indonesia
           sendiri,  contohnya  group  band  yang
           muda seperti Slank, Ungu, Wali, ST12,
           yang  memang  sangat  digemari  di
           Indonesia,”ujarnya kepada parlemen-
           taria.
             Bung  Rhoma  merasa  sedih  seka-
           rang  ini  marak  sekali  pembajakan  di
           Indonesia, hal itu membuat kalangan
           musisi tidak lagi dapat menggantung-
           kan  hidupnya  dari  penjualan  kaset,
           CD musik seperti dahulu kala. “Peme-
           rintah  dalam  hal  upaya  memberan-
           tas  pembajakan  dipandang  kurang
           berkomitmen  dan  serius.  Sehingga
           pada  detik  ini  90  persen  secara  fisik
           dikuasai  pembajak,”  terangnya  de-  berpolitik untuk beberapa waktu, se-  Sekarang  ini,  lanjut  Rhoma,  me-
           ngan nada miris.                  belum akhirnya terpilih sebagai ang-  mang sangat jauh berbeda pada saat
             Menurut  Rhoma,  ini  tidak  hanya   gota DPR dari Fraksi Partai Golkar ta-  dirinya menjadi anggota dewan, saat
           artis dan label rekaman yang dirugi-  hun 1997-1998, dan pada tahun 1998   ini  DPR  lebih  berfungsi  dan  lebih
           kan  tetapi  negarapun  dirugikan  dari   dia mengundurkan diri sebagai ang-  dominan  daripada  eksekutif.    “Ini
           devisa pajak yang dihasilkan dari in-  gota. “Saya sekarang ini hanya supor-  suatu  situasi  dan  kondisi  yang  ba-
           dustri musik ini. “Jadi kerugiannya bu-  ter  saja,  dalam  konteks  Pemilukada   gus buat DPR. Tetapi DPR juga harus
           kan hanya pada artis dan label tetapi   kandidat yang memenuhi kriteria me-  selektif  dalam  menerima  anggota-
           juga merugikan devisa negara, itu pa-  mang digariskan Allah dan Rasulnya,   anggotanya, karena DPR menjadi tu-
           jak dari musik bisa mencapai Triliunan   tentunya akan terpilih, sementara un-  lang  punggung  dalam  menentukan
           pertahun,”paparnya.               tuk  berpartai  saya  memilih  freelance   kebijakan-kebijakan  Negara,”ujarnya.
             Mengabaikan  bajakan,  tegasnya,   saja,”terangnya.               (si/as)
           bukan  saja  mengabaikan  devisa  Ne-
           gara yang sangat potensial dari mu-
           sic,  tetapi  juga  nasib  dunia  hiburan
           kitapun  akan  hancur  kedepannya.                                                                   foto:internet bravomusik.com
           “Jadi perlu ada perhatian khusus un-
           tuk hal itu, untuk kepentingan bukan
           hanya  seniman,  tetapi  juga  kepen-
           tingan  bangsa  dan  rakyat  Indonesia,
           karena ada potensi devisa yang besar
           di situ,”katanya.

           Politik Praktis
             Dahulu Bang Rhoma juga sempat
           terlibat dalam dunia politik. Di masa
           awal  Orde  Baru,  ia  sempat  menjadi
           maskot  PPP,  setelah  terus  dimusuhi
           oleh  Pemerintah  Orde  baru  karena
           menolak  untuk  bergabung  dengan
           Golkar.  Rhoma  Sempat  tidak  aktif


                                                                              | PARLEMENTARIA  |  Edisi 93 TH. XLII, 2012 | 67
  66 | PARLEMENTARIA |  Edisi 93 TH. XLII, 2012 |                             | PARLEMENTARIA  |  Edisi 93 TH. XLII, 2012 | 67
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71