Page 96 - Stabilitas Edisi 190 Tahun 2022
P. 96
KOLOM
syarif fadilah
Pemimpin Redaksi Majalah STABILITAS
Ancaman Besar RUU PPSK ini adalah karena di dalamnya
memuat usulan untuk menempatkan
politisi di jajaran Dewan Gubernur Bank
Indonesia.
erekonomian global tampaknya Oktober ini, nilai rupiah atas Keinginan yang sudah tidak lagi
akan kembali tergelincir, dollar AS terus menurun, tersembunyi ini tentu menjadi alarm
terpeleset di lembah resesi. bahkan cenderung menuju level serius bagi independensi BI. Bagaimana
PTanda-tanda itu sudah terbit di Rp16.000. Lembaga statistik tidak, jika pasal tersebut lolos maka bank
kawasan euro. Jerman yang merupakan negara mencatat inflasi bulan sentral sangat mungkin akan dibawa ke
mesin terbesar ekonomi di kawasan Oktober 2022 mencapai 5,71 arah kepentingan-kepentingan politik,
itu sudah resmi dinyatakan mengalami persen. Suku bunga semakin yang merupakan masa-masa suram yang
kontraksi. Prancis, sebagai mesin utama naik. Harga beras pun saat ini sudah dilewati bangsa ini. Hal itu tentu
setelah Jerman memasuki wilayah merangkak naik. bukan sesuatu yang ideal bagi praktik
stagnasi ekonomi. Bagaimana dengan Bank Indonesia sebagai pengelolaan moneter modern.
Inggris? Negara Raja Charles III, sudah pengawal utama ekonomi Bagaimana mungkin personil dan
lebih dulu diprediksi akan mengalami moneter juga sudah mengakui kebijakan BI yang independen dan lepas
kontraksi ekonomi tiga kuartal berturut- bahwa ancaman resesi bukanlah dari urusan politik sejak 1999, harus
turut tahun depan. isapan jempol belaka. Akan dikembalikan ke periode sebelumnya
Penyebab utama dari keterpurukan tetapi, resesi yang resonansinya ketika semua harus mengikuti kemauan
ekonomi Zona Euro itu adalah harga sudah santer saat ini tidak lebih penguasa. Bagaimana mungkin tata
energi, yaitu gas yang melejit, buntut mengancam dari bahaya yang laksana dan strategi moneter yang sudah
dari ketegangan politik antara Rusia dan sedang bergerak. Baru-baru ini tersusun dan comply dengan praktik
Ukraina. Juga tidak boleh dilupakan soal telah muncul draf Rancangan terbaik di global, harus rela dinafikan.
komoditas pangan dunia yang juga mulai Undang-Undang tentang Lagi pula personil-personil BI
dihinggapi risiko kelangkaan. Resesi Pengembangan dan Penguatan haruslah berasal dari orang-orang yang
di seluruh zona euro tampak semakin Sektor Keuangan (PPSK) atau fokus dan tidak terbagi dengan urusan
tak terelakkan, begitu kesimpulan dari omnibus law keuangan yang lain, apalagi urusan politik. Dan mereka
banyak ekonom di dunia. nantinya akan mengubah banyak tentunya tidak dibatasi oleh masa
Di dalam negeri simptomnya sudah peraturan di sektor keuangan jabatan politis terkait dengan masa bakti
mulai bermunculan. Salah satunya adalah menjadi hanya satu UU. pemerintahan hasil pemilu.
pada nilai tukar yang Perubahan-perubahan Jika nanti pejabat atau deputi
terus melemah. Sejak ini memang diharapkan akan gubernur, dalam penugasannya didasari
Juni memperkuat kemampuan pembagian jatah politik maka keberadaan
sampai lembaga-lembaga keuangan BI akan semakin terancam karena
Indonesia dalam menghadapi membuka kemungkinan jabatan-jabatan
krisis dan perkembangan yang tersebut dipegang oleh orang yang tidak
mungkin terjadi di masa punya kompetensi.
depan. Tetapi Sejatinya kita sudah membayangkan
yang sangat bagaimana jadinya kebijakan moneter
berisiko jika sudah bercampur kepentingan
dari politik. Bahkan dua tahun lalu ketika
BI harus pasrah mengikuti keinginan
pemerintah atas nama menangkal
dampak Covid-19 kepada perekonomian
seharusnya sudah bisa menggambarkan
betapa berisikonya BI jika dimasuki
kepentingan politik. Inilah ancaman yang
lebih besar buat perekonomian kita. *
96 Edisi 190 / 2022 / Th.XVIII www.stabilitas.id

