Page 88 - Stabilitas Edisi 196 Tahun 2023
P. 88

KOLOM

                                        Syarif Fadilah
                                        Pemimpin Redaksi Majalah STABILITAS







                                 Suntikan Modal                                tertinggi eksekutif perusahaan
                                                                                  Ya, orang-orang pintar di jajaran

                                  dan Tata Kelola                              negara seringkali menganggap tugas
                                                                               utama mereka adalah menyenangkan
                                                                               penguasa. Maka seringkali bekerja
                                                                               untuk mengoptimalkan perusahaan
                        agaimana perasaan              Negara kembali meminta   demi mendapatkan manfaat yang
                        Anda jika uang yang            suntikan modal Rp57,9   bisa dirasakan rakyat, tidak dianggap
                        Anda miliki dipakai            triliun untuk delapan   kewajiban bagi mereka. Mereka
               Buntuk mengganti                        perusahaan di bawah     menganggap negara itu adalah milik
               kerugian yang dilakukan orang           kendalinya untuk tahun   pihak yang berkuasa.
               lain? Atau bagaimana jika Anda          2024. BUMN yang akan       Kenyataan itu bisa dirasakan saat ini.
               sebagai pemilik modal harus             diberikan penyertaan    Banyak dari para petinggi yang khawatir
               menanggung kerugian akibat              modal negara 2024 adalah   menyinggung perasaan para penguasa
               kecurangan yang dilakukan               BUMN karya yaitu PT     jika mengambil kebijakan yang berbeda,
               pengurus perusahaan. Tentu              Hutama Karya sebesar    meski itu dibutuhkan perusahaan. Pada
               pengalaman itu tidak ingin Anda         Rp10 triliun dan ada usulan   akhirnya perusahaan harus berjalan
               alami.                                  tambahan untuk tiga     sesuai keinginan penguasa, bukan
                  Suka tidak suka, meski               BUMN Karya sebesar Rp24   kebutuhan perusahaan itu sendiri.
               demikian, hal itu tengah berada di      triliun yang diharapkan    Oleh karena itu usulan penyertaan
               hadapan kita ketika pemerintah          akan cair pada Januari   modal pemerintah seharusnya
               meminta agar suntikan dana              2024 mendatang. Yakni,   mendapatkan pertimbangan yang
               kepada perusahaan negara                untuk restrukturisasi   panjang sebelum pada akhirnya harus
               kembali dilakukan. Suntikan             PT Waskita Karya Tbk    ditolak. Sebab pertama adalah karena
               modal untuk perusahaan Negara           (WSKT) dan PT Wijaya    beban Anggaran Pendapatan dan
               tampaknya menjadi strategi lazim        Karya Tbk (WIKA) sebesar   Belanja Negara sudah semakin berat dan
               dari pemerintahan ini. Ketika           Rp8 triliun. Padahal dua   seharusnya dipakai untuk semata-mata
               perekonomian dalam kondisi              perusahaan yang disebut   memenuhi kebutuhan rakyat.
               terpuruk dan negara harus hadir         terakhir sedang dirundung   Sebab kedua adalah karena masalah
               dengan kepanjangan tangannya            masalah dugaan manipulasi   tata kelola yang buruk yang masih
               maka mungkin keinginan untuk            laporan keuangan.       berjalan di banyak meski tidak semua
               memberikan dana kepada                     Rekayasa laporan     BUMN. Pemerintah atau negara tentu
               korporasi pelat merah masih bisa        keuangan tampaknya      tidak ingin  dianggap lemah karena
               dipahami.                               menjadi jurus andalan para   dibodohi oleh para begundal-begundal
                  Akan tetapi ketika                   penjahat pengambil uang   pemakan uang rakyat yang kerap
               perekonomian sudah berjalan             rakyat yang berkeliaran di   menggunakan modus me-make up
               relatif normal, maka permintaan         perusahaan-perusahaan   laporan keuangan.
               kucuran modal dari anggaran negara   Negara. Sebelum ini kita sudah   Namun jika memang pada akhirnya
               untuk perusahaan milik pemerintah   mendengar kasus serupa terjadi   diputuskan secara politis harus
               adalah sesuatu yang janggal. Apalagi   pada maskapai Garuda Indonesia,   mendapatkan suntikan negara maka
               perusahaan yang direkomendasikan   Asuransi Jiwasraya, Krakatau   harus ada laporan audit independen
               untuk mendapatkan dana itu adalah   Steel, Asabri sampai PT Kereta   terhadap seluruh laporan keuangan
               perusahaan yang sedang tersandung   Api Indonesia. Kasus-kasus yang   BUMN sebagai syaratnya. Tentu kita
               masalah tata kelola. Tetapi itulah yang   mencuat itu hamper dipastikan   tidak ingin anggaran negara terus
               terjadi di depan mata kita.        hanya fenomena gunung es di   menerus ditelikung dan dikecoh oleh
                  Kementerian Badan Usaha Milik   lautan luas.                 penjahat-penjahat berkedok pejabat.*


         88   Edisi 196 / 2023 / Th.XVIII    www.stabilitas.id
   83   84   85   86   87   88   89   90