Page 93 - Stabilitas Edisi 191 Tahun 2022
P. 93

dapat membuka rekening baru melalui
                                                                               Muamalat DIN di smartphone tanpa
                                                                               perlu lagi datang ke kantor cabang. Saat
                                                                               ini 90 persen transaksi yang dilakukan
                                                                               oleh nasabah Bank Muamalat sudah
                                                                               melalui kanal digital dimana mayoritas
                                                                               dilakukan melalui aplikasi Muamalat
                                                                               DIN. Oleh karena itu, pihaknya
                                                                               melakukan inovasi digital yang sejalan
                                                                               dengan tren tersebut agar kebutuhan
                                                                               nasabah dapat terakomodir.
                                                                               Selama masa pandemi sampai
                                                                               September 2022, Muamalat DIN telah
                                                                               memproses transaksi dengan nominal
                                                                               lebih dari Rp46 triliun yang berasal
                                                                               dari 33 juta transaksi. Lebih dari 70%
                                                                               berupa transaksi transfer elektronis.
                                                                               Sejak diluncurkan pada akhir 2019 lalu
                                                                               sebagian besar nasabah lama dan hampir
                                                                               semua nasabah baru sudah menjadi
          merupakan bank syariah pertama    haji melalui BPKH, karena BPKH kan   pengguna Muamalat DIN.
          yang didirikan pada 31 tahun lalu atas   dananya dana haji,” urai Permana.  Dari sisi penguatan portofoli, untuk
          inisiatif Ikatan Cendikiawan Muslim   Perjalanan pelik tentang penyelamatan   pelayanan haji, Muamalat DIN memiliki
          Indonesia (ICMI). Saat itu Presiden   dan penyehatan permodalan melalui   fitur Pembukaan Rekening Tabungan
          Suharto menawarkan jamaah haji untuk   BPKH adalah tonggak penting dari   Jamaah Haji (RTJH) dan Pembayaran
          mengalokasikan sebagian dananya untuk   kelahiran kembali bank syariah yang kini   Setoran Awal Porsi Haji. Inovasi ini
          membeli saham Bank Muamalat. Dan   kembali dimiliki oleh Bangsa Indonesia   memudahkan calon jemaah haji Tanah
          tercatat sebanyak 30 pemegang saham   di bawah kendali BPKH. Dan kini,   Air untuk melakukan pendaftaran haji
          awal dengan modal setoran sebesar Rp   pasca penyehatan permodalan, Permana   tanpa harus datang langsung ke kantor
          10 ribu per jemaah haji. Alhasil saham   ditantang untuk melakukan penguatan   cabang. Nasabah cukup membayar
          Bank Muamalat mencapai 372 ribu   kembali perannya dalam mendukung   setoran awal pendaftaran haji sebesar
          pemegang saham dengan mayoritas   ekonomi syariah nasional. Sejalan   Rp25 juta melalui aplikasi Muamalat
          jamaah haji.                      dengan kehadiran BPKH diharapkan bisa   DIN di smartphone. “Tentu saja kami
          Dalam perjalanan selanjutnya, Bank   mendorong pengembangan bisnis Bank   tidak berhenti sampai di sini. Ke
          Muamalat mengundang kepemilikan   Muamalat di segmen syariah yang sudah   depannya akan ada lagi inovasi dalam
          investor luar negeri. Masuklah Islamic   menjadi fokus bisnis sejak awal.   rangka membangun digital customer
          Develompent Bank (IsDB) lalu krisis   Memang bukan pekerjaan yang mudah   experience yang memuaskan,” pungkas
          1998, Boubyan Bank dan Setco dari   bagi Permana untuk melakukan turn   Permana.
          Timur Tengah masuk sebagai pemegang   around Bank Muamalat. Sebab pasca   Dengan masuknya BPKH sebagai
          saham mayoritas. Hampir 3 dekade   penyehatan, mantan tukang taman di   Pemegang Saham Pengendali maka
          dimiliki oleh pemegang saham asing,   Taman Bunga Nusantara – Cipanas   segmen haji dan umrah menjadi salah
          Timur Tengah dan IsDB, namun tidak   ini harus melangkah maju dengan   satu fokus bisnis Bank Muamalat. Salah
          membuat Bank Muamalat bertumbuh   langkah transformasi di sisi digitalisasi   satunya melalui produk Prohajj Plus yang
          pesat. Hingga akhirnya BPKH masuk   dan memperkuat portofolio islami yang   menggandeng perusahaan Penyelenggara
          sebagai pengendali di akhir 2021.  merupakan basis ekosistem ekonomi   Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkemuka di
          “Ada 30 lebih investor yang datang.   syariah.                       Tanah Air.
          Tetapi kami memilih BPKH. Karena   Dari sisi digitalisasi, Bank Muamalt   Prohajj Plus dan umrah ditargetkan
          hanya BPKH yang bisa mengembalikan   telah memilki aplikasi mobile banking   menjadi penopang utama bisnis Bank
          kepemilikan Bank Muamalat kepada   Muamalat Digital Islamic Network   Muamalat di segmen konsumer. Apalagi
          Bumi Pertiwi. Kemudian yang kedua   (DIN) yang kini telah menghadirkan fitur   saat ini Bank Muamalat memimpin
          adalah mengembalikan secara tidak   Digital Customer On Boarding. Melalui   pangsa pasar haji plus sebesar 42
          langsung Bank Muamalat kepada jamaah   fitur ini, calon nasabah Bank Muamalat   persen.*


                                                                             www.stabilitas.id   Edisi 191 / 2022 / Th.XVIII  93
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98