Page 191 - Land Reform Lokal Ala Ngandagan: Inivasi system Tenurial Adat di Sebuah Desa Jawa, 1947-1964
P. 191
Land Reform Lokal A La Ngandagan
Kebanyakan”, Kata Pengantar dalam buku Gunawan
Wiradi (2009b) Seluk Beluk Masalah Agraria,
Reforma Agraria, dan Penelitian Agraria. Penyunting:
Mohamad Shohibuddin. Yogyakarta dan Bogor:
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dan Sajogyo
Institute.
Ricklefs, M.C. (2008) Sejarah Indonesia Modern, 1200-2004.
Jakarta: Serambi.
Roosa, John (2006) Pretext for Mass Murder: The September
30th Movement and Suharto’s Coup D’état in Indonesia.
Madison: The University of Wisconsin Press.
Setiawati, Nur Aini (1997-1998) “Penduduk di Pedesaan
Kedu pada Abad XIX - Awal Abad XX: Tinjauan
Sosial-Ekonomi.” Lembaran Sejarah, 1:2, pp.
105-125.
Shiraishi, Takashi (2001) Hantu Digoel: Politik Pengamanan
Politik Zaman Kolonial. Yogyakarta: LkiS.
Shohibuddin, Mohamad (ed.) (2009) Ranah Studi Agraria:
Penguasaan Tanah dan Hubungan Agraris. Yogyakarta
dan Bogor: Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
dan Sajogyo Institute.
Soemardjan, Selo (1962) “Land Reform in Indonesia”, Asian
Survey, 1:12, pp. 23-30.
Suhartono (1995) Bandit-bandit Pedesaan: Studi Historis
1850-1942 di Jawa. Yogyakarta: Aditya Media.
162

