Page 196 - Land Reform Lokal Ala Ngandagan: Inivasi system Tenurial Adat di Sebuah Desa Jawa, 1947-1964
P. 196
Profil Informan
erikut ini adalah profil singkat para informan yang
Bdiwawancarai selama pelaksanaan Revisit Ngandagan
2010. Nama informan diurutkan berdasarkan abjad.
1. Gunawan Wiradi (78 tahun): Ahli agraria Indonesia,
berdomisili di Bogor. Pada tahun 1960 ia melakukan
penelitian lapangan di Ngandagan dalam rangka
penyelesaian studinya di Fakultas Pertanian Universitas
Indonesia. Hasil penelitian itu menyatakan adanya
pelaksanaan land reform inisiatif lokal di desa
Ngandagan.
2. Markinah (sekitar 75 tahun): Perempuan asli dusun
Karang Turi, Ngandagan. Markinah pada tahun 1963-64
turut menghadiri proses persidangan Soemotirto di
pengadilan Purworejo. Saat ini ia memiliki sawah kulian
seluas 25 ubin (357,14 m ). Suaminya, Sabar Dumadi
2
(bukan nama sebenarnya), adalah orang yang dengan
istri pertamanya dinikahkan secara massal oleh Lurah
Soemotirto.

