Page 56 - Modul Sistem Pencernaan
P. 56

MODUL BIOLOGI KELAS XI KD 3.7






                             Tahukah kamu apa itu stunting ?
                                 UNICEF  menyatakan  seorang  anak  mengalami

                             stunting  bila  height-for  age  Z  score  (HAZ)  <  -2  SD

                             menurut  growth  reference  yang  sedang  berlaku

                             (UNICEF, 2019).

                                WHO  mendefinisikan  stunting  sebagai  gangguan  pertumbuhan  yang
                                menggambarkan  tidak  tercapainya  potensi  pertumbuhan  sebagai  akibat  status
                                kesehatan dan/atau nutrisi yang tidak optimal.

                                   Stunting  atau  sering  disebut  kerdil  atau  pendek  adalah  kondisi  gagal
                             tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi

                             kronis  dan  infeksiberulang  terutama  pada  periode  1.000  Hari  Pertama

                             Kehidupan  (HPK),  yaitu  dari  janin  hingga  anak  berusia  23  bulan.  Anak

                             tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus

                             dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurnya


                             Apakah semua anak pendek disebut sebagai stunting?
                                 Bila kedua definisi tersebut digabung, stunting berarti kegagalam mencapai

                             potensi  pertumbuhan  linier  yang  ditunukkan  dengan  HAZ  <  -2  SD  sesuai
                                dengan growth reference yang sedang berlaku akibat status kesehatan dan/atau
                                nutrisi  yang  tidak  optimal.  Dengan  demikian,  pernyataan  penyebab  masalah

                             kesehatan dan/atau nutrisi menjadi penting karena tidak semua anak pendek
                             (dengan  HAZ  <  -2  SD)  disebabkan  oleh  masalah  kesehatan  dan/atau  nutrisi

                             sehingga tidak semua anak pendek disebut stunting.




                   Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi

               kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya (Wati et al., 2021). Prevalensi stunting di
               Indonesia pada tahun 2021 adalah 24,4%. Berdasarkan data stunting JME, UNICEF World
               Bank tahun 2020, prevalensi stunting Indonesia berada pada urutan ke 115 dari 151 negara di
               dunia (Khairani, 2021) dan merupakan yang tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Timor
               Leste  (Asian  Development  Bank,  2021).  Provinsi  Gorontalo  berada  di  posisi  tertinggi

               ke-sepuluh se-Indonesia yaitu sebesar 29%. Prevalensi stunting berdasarkan kabupaten/kota
               di provinsi Gorontalo yaitu Kabupaten Pohuwato sebesar 34,6%, Kabupaten Boalemo sebesar
               29,8%,  Kabupaten  Gorontalo  Utara  29,5%,  Kabupaten  Gorontalo  sebesar  28,3%,  Kota
               Gorontalo  sebesar  26,5%  dan  Kabupaten  Bone  Bolango  sebesar  25,1%  (Studi  Status  Gizi

               Indonesia, 2021). Menurut WHO, masalah kesehatan masyarakat dapat dianggap kronis bila
               prevalensi stunting lebih dari 20%.

                                 E-MODUL SISTEM PENCERNAAN BERBASIS STUDI KASUS STUNTING  49
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61