Page 29 - PEDOMAN UMUM EJAAN BAHASA INDONESIA_Classical
P. 29

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia




                     II. PENULISAN KATA




          A.   Kata Dasar
              Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
              Misalnya:
                  Kantor pajak penuh sesak.
                  Saya pergi ke sekolah.
                  Buku itu sangat tebal.


          B.   Kata Berimbuhan

              1.   Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta gabungan awalan
                  dan akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya.
                  Misalnya:
                     berjalan
                     berkelanjutan
                     mempermudah
                     gemetar
                     lukisan
                     kemauan
                     perbaikan

                  Catatan:
                     Imbuhan yang diserap dari unsur asing, seperti  -isme,
                     -man, -wan, atau -wi, ditulis serangkai dengan bentuk
                     dasarnya.
                     Misalnya:
                        sukuisme
                        seniman
                        kamerawan
                        gerejawi

              2.   Bentuk terikat ditulis serangkai dengan kata yang mengi-
                  kutinya.






                                                                          16
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34