Page 30 - PEDOMAN UMUM EJAAN BAHASA INDONESIA_Classical
P. 30

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia




                  Misalnya:


                  adibusana              infrastruktur       proaktif
                  aerodinamika           inkonvensional      purnawirawan
                  antarkota              kontraindikasi      saptakrida
                  antibiotik             kosponsor           semiprofesional
                  awahama                mancanegara         subbagian
                  bikarbonat             multilateral        swadaya
                  biokimia               narapidana          telewicara
                  dekameter              nonkolaborasi       transmigrasi
                  demoralisasi           paripurna           tunakarya
                  dwiwarna               pascasarjana        tritunggal
                  ekabahasa              pramusaji           tansuara
                  ekstrakurikuler        prasejarah          ultramodern

                  Catatan:
                     (1)  Bentuk terikat yang diikuti oleh kata yang berhuruf
                         awal kapital atau singkatan yang berupa huruf ka-
                         pital dirangkaikan dengan tanda hubung (-).
                         Misalnya:
                            non-Indonesia
                            pan-Afrikanisme
                            pro-Barat
                            non-ASEAN
                            anti-PKI

                     (2)  Bentuk maha yang diikuti kata turunan yang meng-
                         acu pada nama atau sifat Tuhan  ditulis terpisah
                         dengan huruf awal kapital.
                         Misalnya:
                            Marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha
                            Pengasih.
                            Kita  berdoa kepada Tuhan Yang  Maha Pengam-
                            pun.









          17
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35