Page 42 - E-Modul Teknik Pemesinan Bubut 1_2022
P. 42
3. Kualitas bubutan
Hasil bubutan bergantung pada kekasaran yang diinginkannya,
misalnya kasar atau halus. Jika kedalaman pemotongan yang berukuran
besar, dengan speed yang panjang, maka akan menghasilkan bubutan yang
kasar. Sebaliknya jika kedalaman pemotongan yang kecil, dengan jarak speed
yang relatif pendek, maka akan menghasilkan bubutan yang halus.
Hubungan antara tiga faktor diatas yaitu benda kerja yang dibubut,
bahan pahat, dan kualitas bubutan. Dapat digunakan tabel berikut ini.
Tabel 3. 1. Cutting Speed (dalam satuan meter/ menit)
Pahat HSS Pahat Karbida
Bahan yang Dibubut
Halus Kasar Halus Kasar
Baja perkakas 75 – 100 25 – 45 185 – 230 110 – 140
Baja karbon 70 – 90 25 – 40 170 – 215 90 – 120
Baja menengah 60 – 85 20 – 40 140 – 185 75 – 110
Baja cor kelabu 40 – 45 25 – 30 110 – 140 60 – 75
Kuningan 85 – 110 45 – 70 185 – 215 120 - 150
Alumunium 70 - 110 30 - 45 140 - 215 60 - 90
Jika kecepatan potong dalam satuan feet/menit maka angka-angka dalam
tabel di atas dikalikan dengan 1000 dibagi dengan 25,4 dan dibagi lagi dengan 12.
Dapat juga secara singkat dikalikan 3,28.
Contoh :
Membubut baja karbon dengan pahat HSS, dengan kecepatan sayat 30
meter/ menit. Berapa kecepatan sayat dalam satuan feet/menit?
Jawaban :
Cs = 30 m/menit
= 30 × 3,28 feet/menit = 98,4 feet/menit.
32