Page 43 - E-Modul Teknik Pemesinan Bubut 1_2022
P. 43

C. Kedalaman potong (depth of cut)


               Kedalaman  potong  a  (depth  of  cut),  adalah  tebal  bagian  benda  kerja  yang

            dibuang dari benda kerja, atau jarak antara permukaan yang dipotong terhadap
            permukaan  yang  belum  terpotong.  Ketika  pahat  memotong  sedalam  a  ,  maka

            diameter benda kerja akan berkurung 2a, karena bagian permukaan benda kerja

            yang dipotong ada di dua sisi, akibat dari benda kerja yang berputar.
















                                    Gambar 39. Gerak Makan dan Kedalaman


                          Tabel 3. 2. Gerak Makan feed Untuk Berbagai Jenis Bahan
                                             Bubut Kasar                              Bubut Halus
              Matarials
                                       Inchi                 Mm                   Inchi              Mm



             Alumunium            0,015 – 0,030          0,40 – 0,75         0,005 – 0,010       0,13 – 0,25



              Perunggu            0,015 – 0,025          0,40 – 0,65         0,003 – 0,010       0,07 – 0,25



               Besi Cor           0,015 – 0,025          0,40 – 0,65         0,005 – 0,012       0,13 – 0,30



           Baja Perkakas          0,010 – 0,020          0,25 – 0,50         0,003 – 0,010       0,07 – 0,25


                 Baja             0,010 – 0,020          0,25 – 0,50         0,003 – 0,010       0,07 – 0,25






         D. Waktu pemakanan ( Feding -F ) – mm/menit

               Waktu  pemakanan  yaitu  waktu  yang  dibutuhkan  selama  pekerjaan

            pembubutan  berlangsung.  Waktu  yang  dibutuhkan  tergantung  pada  panjang

            bahan dan jumlah proses pembubutan.
                                                           33
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48