Page 48 - E-Modul Teknik Pemesinan Bubut 1_2022
P. 48
LATIHAN SOAL
1. Kecepatan potong (cutting speed ) pada proses pembubutan dapat dimaknai
sebagai berikut :
a. Kemampuan alat potong menyayat bahan menghasilkan tatal dengan aman,
dalam satua putaran/ menit
b. Kemampuan alat potong menyayat bahan menghasilkan tatal dengan aman,
dalam satuan meter/ detik
c. Kemampuan alat potong menyayat bahan menghasilkan tatal dengan
aman, dalam satuan meter/ menit
d. Salah semua
2. Dalam menetapkan kecepatan putaran mesin bubut dipengaruhi oleh beberapa
faktor, diantaranya
a. Jenis bahan benda kerja, jenis mata bor dan diameter benda kerja
b. Jenis mesin, alat potong dan diameter benda kerja
c. Jenis bahan benda kerja dan diameter benda kerja
d. Jenis mesin, jenis bahan, jenis geometris pahat diameter pahat
3. Proses pembubutan poros dengan diameter 60 mm yang terbuat dari baja S45C
dengan kecepatan potong 62,8 / menit sebaiknya menggunakan putaran spindel
a. 200 rpm
b. 220 rpm
c. 270 rpm
d. 360 rpm
4. sebuah benda kerja dengan panjang 110 mm berdiameter 64 mm akan dibubut
dengan kecepatan potong 30 mm/menit, berapa besar putaran (n) yang
dianjurkan
a. 149,28 rpm
b. 169,54 rpm
c. 179,54 rpm
d. 189,28 rpm
5. Dalam menghitung putaran mesin pada saat membubut muka yang menjadi
acuan adalah
38